Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Ditipu Oknum Cargo Bandara, Keluarga Korban Ngamuk
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Amarah keluarga almarhum Umar Ola Ratuloly yang meninggal di makassar dua hari lalu tak terbendung sehingga mereka mengamuk karena merasa ditipu oknum cargo Bandara Ngurah Rai, Bali. Pesawat yang dijadwalkan membawa jenasah anggota keluarganya yang dijanjikan hari ini justru gagal berangkat ke Ende Nusa Tenggara Timur.
Rahman Sabonama selaku perwakilan keluarga menyatakan kekecewaannya setelah sebelumnya pihak cargo menjanjikan pesawat yang akan membawa jenasah hari ini siap diterbangkan. Dari pembicaraan dengan pihak cargo bandara, keluarga almarhum dijanjikan hari ini jenasah dan rombongan akan diberangkatkan ke Ende dengan Avia Star, sedangkan keluarga lewat Maumere dengan Wing Air.
"Rencananya jenazah dibawa ke Desa Lamahala, Flores Timur. Semua biaya sudah dibayar di Makassar untuk cargo jenazah dan 2 tiket," ujar Rahman, Sabtu (29/6/2013).
Rahman menjelaskan jika jenasah dan dua keluarganya diterbangkan dari Makassar dengan pesawat Lion. Mereka mendarat di bandara Ngurah Rai Jumat 28 Juni malam dengan pesawat Lion Air. Menurut Rahman, Kepala Oprs Cargo Ngurah Rai Wayoko beralasan pesawat Avia Air sangat kecil sehingga tidak muat jenazah. "Padahal dari koordinasi malam sebelumnya tidak ada masalah dengan hal-hal seperti itu.
"Rupanya, hari ini rombongan jenasah ini tidak jadi diberangkatkan. Ternyata kami ditipu, makanya saya ludahi mukanya," tutur Rahman emosi.
Terkait kejadian itu, Kepala Oprs Cargo Ngurah Rai Wayoko ketika dikonfirmasi justru tidak banyak memberikan tanggapan dan berkelit jika semua dalam proses.
"Sebentar ini masih diurus, tolong jangan dimuat dahulu," pinta Wayoko.
Sebelumnya, almarhum Haji Umar Ola Ratuloly pensiunan guru MTsN Waiwerangn, Flotim, dirujuk dari RSUD Laarantuka ke makassar untuk operasi ginjal. Usai operasi beberpa jam kemudian meninggal. Almarhum diantar istrinya Jemala dan putranya Bripka Hamka Ratuloly untuk dibawa kerumah duka.
Namun sayang, ditengah duka mendalam, pihak keluarga yang hendak membawa jenasah keluarga mereka cintai justru menemui berbagai kendala yang menambah kesedihan seluruh anggota keluarga. (dws)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan