Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 20 Juni 2026
Tol JDP Ditargetkan Jadi Destinasi Wisata Baru
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Renon. PT. Jasamarga Bali Tol menargetkan untuk menjadikan jalan Tol Diatas Perairan (JDP) sebagai destinasi atau tujuan wisata baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali. Jalan yang menghubungkan Benoa-Bandara Ngurah Rai dan Nusa Dua tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan selama berlibur di Bali.
Direktur Utama PT. Jasamarga Bali Tol, Akhmad Tito Karim dalam keteranganya di Renon (4/7/2013) menyampaikan selain sebagai jalan tol pertama di Bali, Tol JDP memiliki keindahan pemandangan alam yang sangat unik. Dimana dari jalan yang dibangun dengan dana mencapai Rp 2,4 triliun tersebut, wisatawan dapat melihat langsung fenomena matahari terbit dan terbenam dari satu titik.
“Kita berjalan di atas tol kiri-kanan ada pohon mangrove ada kapal-kapal pesiar, kemudian bisa melihat sun rise dan sun set secara bersamaan di satu titik, pagi melihat sun rise, pagi melihat sun set juga ada pesawat yang turun naik diatas kita, jadi ini akan menjadi tol yang indah sehingga saya yakin wisatawan yang datang ke Bali ini pingin sekali melalui jalan tol ini,” ujar Akhmad Tito Karim.
Akhmad Tito Karim menambahkan untuk memfasilitasi wisatawan yang ingin menikmati sun rise dan sun set di jalan tol maka nantinya Jasamarga akan menyediakan tempat istirahat atau rehat. Hal ini untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan akibat wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam ketika melewati jalan tol.
Akhmad Tito Karim memperkirakan jumlah kendaraan yang akan melalui tol JDP perharinya mencapai 39.000 kendaraan. Dari jumlah tersebut sekitar 60 persen merupakan kendaraan roda empat. (mlt)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun