Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Adu Jangkrik di Gitgit, Dua Pengendara Luka Dibawa ke RSUD Buleleng

Selasa, 11 Agustus 2026, 15:24 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Adu Jangkrik di Gitgit, Dua Pengendara Luka Dibawa ke RSUD Buleleng.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Kecelakaan lalu lintas adu jangkrik terjadi di Jalan Raya Singaraja-Denpasar, tepatnya di kilometer 12.000, Banjar Dinas Pererenan Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Senin (10/8) malam.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 20.00 WITA tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy DK 2911 UBJ yang dikendarai Luh Eka Sintiyawati (20), asal Desa Anturan, dengan Yamaha F1ZR DK 2091 EI yang dikendarai I Kadek Wawan Mahendra (18), asal Desa Gitgit. Akibat kecelakaan tersebut, kedua pengendara mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Buleleng.

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz menjelaskan, kecelakaan bermula saat pengendara Honda Scoopy melaju dari arah selatan menuju utara. Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut tiba-tiba oleng ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Yamaha F1ZR yang dikendarai Mahendra. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan.

Akibat kecelakaan tersebut, Luh Eka mengalami pendarahan di otak, patah tulang kaki kanan, serta luka lecet pada bagian wajah. Sementara Mahendra mengalami patah tulang pada jari manis tangan kanan dan luka lecet pada kaki kanan.

“Kedua korban langsung dibawa dan dirawat di RSUD Buleleng. Motor keduanya mengalani rusak parah, hingga kerugian ditafsir mencapai jutaan rupiah," kata Iptu Yohana.

Diduga Kurang Hati-Hati

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Iptu Yohana mengatakan kecelakaan tersebut diduga terjadi karena pengendara Honda Scoopy kurang berhati-hati hingga sepeda motornya oleng dan masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.

Jalur Singaraja-Denpasar di wilayah Desa Gitgit merupakan salah satu ruas jalan yang memiliki karakteristik medan dengan tikungan dan turunan. Kondisi tersebut membuat pengguna jalan perlu meningkatkan kewaspadaan saat melintas.

Iptu Yohana mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama ketika melintasi jalur Singaraja-Denpasar yang memiliki tikungan maupun turunan tajam.

Pengendara juga diminta menjaga kecepatan, memperhatikan kondisi jalan, serta tetap fokus selama berkendara agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami