Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tiap Tahun, Ribuan Duktang Masuk Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Warga pendatang dari Jawa yang masuk ke Pulau Bali dari tahun 2012 lalu terus meningkat perbulannya. Peningkatan tersebut juga dibarengi dengan banyaknya pelanggaran.
Bahkan tahun 2012 jumlah penduduk yang masuk Bali melalui pelabuhan Gilimanuk dengan KTP mati dan tanpa KTP sebanyak 4173 orang, dengan rincian penduduk pendatang yang KTP-nya mati 2325 orang, penduduk tanpa KTP 1848 orang, dipulangkan 2710 orang dan melanjutkan perjalanan 1463 orang.
Sementara hingga Juni 2013 pendatang yang masuk Bali melalui pelabuhan Gilimanuk yang KTPnya mati 486 orang,tanpa KTP 665 orang, dipulangkan 599 orang dan yang melanjutkan perjalanan 547 orang.
Kondisi ini membuat Pemkab Jembrana khususnya instansi terkait mengalami kesulitan untuk menanganinya. Karena untuk menanganinya harus dilakukan pengawasan melekat. Apalagi ada narapidana teroris yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Gusta, Medan, Sumatra Utara belum lama ini. Dikhawatirkan teroris ini menyusup ke Bali bersama penduduk pendatang lainnya.
”Ini yang perlu diwaspadai dan pemeriksaan KTP yang dilakukan harus lebih cermat,jangan sampai ada penyusupan,”jelas Kabid Kependudukan I Gede Jos Hermanus Jumat (19/7)
Jos mengatakan pihaknya juga merasa heran kenapa jumlah pendatang yang melanggar tetap banyak setiap bulan atau tahun. Untuk ini pihaknya rencananya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan Karangasem agar menindak bagi pendatang yang dari NTT dan NTB yang melanggar.
”Ada saja pendatang dari NTT dan NTB yang lolos dan ini harusnya bisa ditindak di Karangasem dan ditertibkan,dan nanti kami akan koordinasikan untuk penanganan masalah duktang ini,karena mestinya penduduk pendatang makin berkurang,”jelasnya.
Menurut Jos kini pengawasan di Pos KTP berusaha ditingkatkan meskipun terkadang masih ada isu-isu miring terkait oknum petugas yang pungli. “Kalau ada isu ini kebenarannya belum bisa kami terima dan kami harapkan ada informasi yang pasti sehingga bisa kami tindaklanjutike inspektorat dan jika perlu ada bukti,”jelasnya.(Jsp)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan