Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sambut APEC, Menteri PU Resmikan 'Underpass' Dewa Ruci Kuta

badung

Kamis, 15 Agustus 2013, 19:36 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Kuta. Untuk menyambut Konfrensi Tingkat Tingggi (KTT) APEC yang akan berlangsung di Bali, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto hari ini meresmikan jalan bawah tanah atau 'underpass' Dewa Ruci di Simpang Dewa Ruci Kuta, Badung, Bali.

Djoko Kirmanto berharap proyek 'underpass' Dewa Ruci Kuta senilai Rp148 miliar itu mampu memecah masalah kemacetan sebagaimana yang dikeluhkan selama ini, terutama di Kawasan Wisata Kuta dan sekitarnya. Djoko mengaku proyek 'underpass' Dewa Ruci didanai APBN yang dialokasikan multiyears sejak 2011 hingga 2013. Sementara, pagu anggaran untuk pembebasan lahan dialokasikan senilai Rp78 miliar. "Diresmikannya 'underpass' Dewa Ruci diharapkan masalah kemacetan bisa teratasi dengan baik di Bali," ujarnya, Kamis (15/8/2013).

Menurut Djoko, pembangunan 'underpass' Dewa Ruci yang dirancang dua jalur sepanjang 450 meter itu bisa mengurai kemacetan menuju dan dari Kuta, Nusa Dua, Sanur, Denpasar. "Underpass Dewa Ruci digarap selama 18 bulan sejak November 2011 hingga Mei 2013 itu juga diharapkan bisa meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas di Pulau Bali yang belakangan mengalami kemacetan," harapnya.

Proyek yang digarap oleh PT Adhi Karya Tbk itu nantinya terintegrasi dengan megaproyek lainnya yakni jalan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Tanjung Benoa yang juga dipersiapkan untuk menyambut KTT APEC.

"Kementerian PU memiliki tugas menyiapkan infrastruktur seperti underpass Dewa Ruci dan jalan tol di atas perairan yang menghubungan Benoa-Ngurah Rai-Nusa Dua," jelasnya.

Lebih jauh Djoko memaparkan jika beberapa minggu ke depannya, Presiden SBY akan meresmikan jalan tol diatas perairan Nusa Dua-Ngurah Rai-Tanjung Benoa. Saat ini, kata Djoko, pengerjaan jalan tol secara fisik dan uji kelayakan sudah final.

"Jalan tol yang menghubungkan Benoa-Ngurah Rai-Nusa Dua saat ini sudah siap beroperasi. Soal nama, pemerintah pusat menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah setempat karena hal itu menjadi tanggungjawab Gubernur Bali bersama Bapak Presiden," paparnya.

Selain Menteri PU, peresmian jalan bawah tanah yang pertama di Bali itu juga dihadiri Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Bupati Badung AA Gde Agung, para SKPD terkait baik dari Pemprov Bali maupun Pemkab Badung, serta beberapa anggota DPRD baik dari Bali, Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. (dws)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami