Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Pastika Minta Pemerintah Pusat Benahi Infrastruktur di Bali
badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Kuta. Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta kepada pemerintah pusat melalui Kementerian PU untuk ikut membenahi sejumlah infrastruktur di Bali. Menurut Pastika, Bali sebagai daerah pariwisata internasional perlu segera dibenahi semua infrastruktur yang ada.
"Bali sebagai daerah pariwisata, dukungan infrastruktur sangat diperlukan karena sangat berdampak langsung terhadap pariwisata tersebut. Untuk itu diharapkan pemerintah pusat agar ikut membenahi pengembangan infrastruktur tersebut," ujar Pastika di hadapan Menteri PU Djoko Kirmanto yang meresmikan 'underpass Dewa Ruci Kuta, Kamis (15/8/2013).
Pastika mengusulkan beberapa pembangunan infrastruktur jalan diantaranya pembangunan jalan tol Kuta-Soka-Seririt yang menghubungkan Bali selatan dan utara agar terjadi keseimbangan pembangunan antara Bali utara dan selatan. "Selain itu, akses ke beberapa obyek wisata di utara Bali lebih cepat. Jalur yang ada saat ini sudah macet. Pariwisata itu tidak boleh ada macet karena akan sangat mengganggu perjalanan wisatawan," ungkapnya.
Pastika juga mengusulkan pembangunan jalan lingkar Pulau Bali sehingga wisatawan bisa keliling Bali hanya dalam sehari saja, cepat dan tepat waktu. Mantan Kapolda Bali itu juga mengusulkan pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Nusa Lembongan dan Pulau Nusa Ceningan.
"Kedua lokasi ini adalah tempat wisata bahari yang sangat indah di Bali untuk berbagai jenis kegiatan olah raga air seperti snorkling, diving, dan sebagainya karena lautnya indah, jernih, bersih. Sayangnya infrastruktur belum mendukung. Dua lokasi ini bisa menjadi wisata bahari andalan di Bali," harapnya.
Menanggapi berbagai usulan Gubernur Pastika itu, Menteri PU Djoko Kirmanto meresponya dengan baik dan positif. Menurutnya, pemerintah juga akan memperhatikan usulan dari seluruh provinsi di Indonesia, tidak hanya dari Bali saja. Dari semua usulan yang datang dari berbagai provinsi tersebut akan dirangking secara nasional dan dipertimbangkan urgensitasnya serta kebutuhan yang diperoleh.
"Ini usulan yang baik. Saya sudah menyuruh staf untuk mencatatnya, menampungnya. Semua usulan tersebut diterima dan akan ditampung. Pertimbangannya nanti banyak termasuk salah satunya adalah untuk kepentingan secara nasional dan kesejahteran rakyat. Bila beberapa kriteria tersebut masuk, maka usulan akan ditindaklanjuti," jelasnya.
Djoko mengaku, saat ini di Bali sedang dibangun berbagai proyek berukuran atau berskala besar dengan penggunaan anggaran mencapai ratusan miliar persatu proyek. Bila dijumlahkan totalnya bisa mencapai triliunan rupiah. Ia menyebut proyek itu antara lain embangunan Bendungan Titab di Buleleng, Bali.
"Selain itu, pembangunan proyek air minum Tukad Petanu yang akan mengairi Denpasar, Gianyar, Badung, Tabanan. Pembangunan infrastruktur drainase Kota Denpasar. Serta pembangunan proyek pengendalian banjir di Buleleng. Semua proyek ini nilainya ratusan miliar. Belum lagi ada proyek berskala kecil lainnya yang juga saat ini sedang dikerjakan di Bali," ungkapnya. (dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 922 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 769 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 583 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 547 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik