Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
40 Hotel Disiapkan Berstandar Keamanan Internasional
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sebanyak 40 hotel di Bali disiapkan secara khusus memperoleh sertifikat standar keamanan internasional untuk penyelenggaran KTT APEC yang akan berlangsung pada Oktober 2013 mendatang.
Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyatakan dari 40 hotel tersebut semuanya berada di kawasan Nusa Dua Bali. Dan hanya ada satu hotel yang berada di Kawasan Tanah Lot, Tabanan tetapi hal itu digunakan bukan untuk KTT APEC.
" Hotel di Tanah Lot untuk Kompetisi Miss World dan tertutup bagi awak media. Itu permintaan khusus dari panitia kompetisi Miss World, tetapi standardnya sama dengan pengamanan KTT APEC. Sedangkan sisanya berada di kawasan Nusa Dua semua," ujarnya saat ditemui di Kantor Bali Tourism Board Denpasar, Selasa (20/8/2013).
Menurut pria yang biasa disapa Cok Ace itu, dari 40 hotel yang disiapkan itu, kini baru 15 hotel yang sudah mendapatkan sertifikat standar keamanan internasional. Penilaian standar keamanan, kata Cok Ace dilakukan oleh Polda Bali bersama seluruh instansi terkait dan pihak PHRI akan mengupayakan agar seluruh hotel yang sudah terpilih untuk menampung tamu KTT APEC harus memiliki standar keamanan dengan sertifikasi dari pihak kepolisian.
"Memang baru 15 hotel yang sudah mendapatkan sertifikasi standar keamanan. Kita akan selesaikan dalam waktu dekat ini dan akan mendesak pihak hotel agar melengkapi seluruh infrastruktur yang berhubungan dengan standar keamanan tersebut," tegasnya.
Lebih jauh, mantan Bupati Gianyar itu menjelaskan jika standar keamanan dengan sertifikasi keamanan internasional tersebut akan diselesaikan dalam waktu dekat. Menurutnya, jumlah hotel tersebut kemungkinan bertambah. "Banyak tamu dari negara tertentu yang ingin menginap satu hotel dan mereka tidak mau dalam hotel yang sama menginap tamu lain. Sampai saat ini memang belum ada informasi ada tamu negara yang memesan satu hotel tersendiri. Namun kemungkinan besar hal itu akan terjadi dalam saat-saat terakhir," jelasnya.
Disinggung tentang kediaman para kepala negara, Cok Ace berkelit dan mengaku belum mengetahuinya secara pasti.
"Itu tidak diberitahu dan itu harus secret. Kediaman kepala negara itu menjadi kewenangan pihak keamanan, dimana saja hotel yang dianggap layak oleh pihak keamanan, jadi terserah mau dimana saja," dalihnya. (dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan