Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Bank Indonesia : Pertumbuhan Ekonomi Bali Menurun
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Renon. Bank Indonesia menurunkan prediksi tingkat pertumbuhan ekonomi Bali pada tahun ini dari awalnya 6,6 hingga 7,1 persen menjadi 6 hingga 6,5 persen. Penurunan prediksi pertumbuhan ekonomi Bali dilakukan karena terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi Bali dari 6,71 persen pada triwulan pertama tahun ini menjadi 6.05 persen pada triwulan kedua.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah III Bali dan Nusa Tenggara Dwi Pranoto dalam keteranganya di Renon (26/8/2013) menyebutkan perlambatan pertumbuhan ekonomi tidak saja terjadi di Bali tetapi terjadi secara nasional.Selain itu, tingkat inflasi di Bali juga mengalami peningkatan tajam.
“bukan tumbuh malah naik sangat tinggi, year on year kita kan sudah 7,6 persen by end of the year kita harapkan sedikit dibawah 8 persen, sekitar 7,96 persen. Kalau years to datenya sudah 6,3 persen , jadi ini PR kami dengan tim inflasi daerah” kata Dwi Pranoto.
Dwi Pranoto menyebutkan peningkatan pariwisata memang menggembirakan tetapi sangat berdampak pada peningkatan kebutuhan pangan. Peningkatan kebutuhan pangan tersebut menyebabkan harga pangan hingga Juli lalu telah meningkat mencapai 14 persen.(mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4529 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1989 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1047 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun