Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Gadis Remaja Diperkosa, Kemudian Dibakar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gadis remaja korban perkosaan India tewas dibakar keluarga pelakunya, demikian laporan harian Euronews, Kamis (2/1/2014). Pembakaran tersebut kontan menyulut protes di seluruh Kolkata, India. Para politikus turun ke jalan bersama warga setempat pada Hari Tahun Baru 2014. Mereka memprotes pihak kepolisian yang sengaja menutupi kasus pembunuhan ini, dan langsung melakukan kremasi korban.
"Mereka bukannya berpihak ke keluarga korban, malah membela yang salah," tutur Suryakanta Mishra, pemimpin Partai Komunis di parlemen Bengal kesal. Kekesalan itu bisa dimaklumi. Sebab, sebelumnya polisi menjelaskan gadis remaja itu bunuh diri dengan membakar diri.
Namun, keterangan polisi itu dibantah ayah korban yang menceritakan, pihak keluarga tersangka para pelaku mengancam akan membunuh gadis tersebut bila tidak mencabut tuntutan: para pelaku dihukum mati.
Lagipula, sebelum tewas, korban sempat mengeluarkan pernyataan bahwa dua dari tersangka pemerkosa menyalakan api membakarnya. Kini besar kemungkinan keenam pemerkosa yang ditahan di kantor polisi, bakal dijatuhi hukuman mati. Kasus kematian ini merupakan serangkaian panjang kasus perkosaan yang kerap terjadi di India.
Satu di antaranya kasus perkosaan terhadap wanita berusia 23 tahun di Delhi pada Desember 2012. Empat pelakunya telah menjalani hukuman mati dengan digantung.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5423 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2287 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1077 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan