Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tanpa Megawati, Jokowi Tak Akan Seperti Sekarang

Selasa, 14 Januari 2014, 21:08 WITA Follow
Beritabali.com

inilah.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku beruntung memiliki sosok Joko Widodo, yang bisa mengangkat citra positif partai itu selama tahun 2013. Namun, dibalik kesuksesan pria yang akrab disapa Jokowi itu, ada peran besar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Sirat mengakui faktor Jokowi yang membuat PDI Perjuangan semakin positif citranya dimata publik. "Kalau dilihat pemberitaan PDIP itu sangat jelas yang menjadi faktor kuat, soal wacana Jokowi menjadi Capres, Pileg itu mengalahkan isu-isu yang lain," ujarnya, Selasa (14/1/2014).

Ara, panggilan akrab Maruarar mengatakan dibalik kesuksesan Jokowi dikenal dan berdampak positif bagi partai adalah peran dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Sebab berkat keputusan yang tepat, Mega berani mengorbitkan Jokowi sebagai salah satu kader muda yang dikenal publik.

"Kita beruntung Mbak Mega membuat terobosan-terobosan. Memang di depannya Jokowi, tapi di belakangnya banyak kader muda seperti Ganjar, Risma, Rieke, Eva Kusuma Sundari dan lain-lain," katanya.

Menurutnya, Jokowi tak akan seperti sekarang ini jika bukan karena Megawati. Sebab dengan keputusan bijaknya Mega menunjuk Jokowi sebagai Cagub DKI Jakarta pada 2012 lalu. "Ini tidak mungkin terjadi kalau pemimpinnya tidak mendorong regenerasi atau feodal," tandasnya.

Berdasarkan hasil survei Pol-Tracking soal media habit dan riset media monitoring, PDI Perjuangan memiliki tren pemberitaan yang positif di publik. Hal ini dikarenakan wacana pencapresan Jokowi di PDI Perjuangan terus bergulir, bahkan tren ini naik di bulan September dan Desember 2013.

Dari hasil survei itu wacana pencapresan Jokowi bisa menutupi pemberitaan kasus hukum yang menyeret nama kader PDI Perjuangan. Trend pemberitaan pencapresan Jokowi mendapatkan 20,5 persen perhatian publik. Selain itu kebijakan politik PDI Perjuangan juga mendapatkan perhatian 26,7 persen. Keduanya mengalahkan tren pemberitaan kasus hukum PDI Perjuangan yang hanya mendapatkan 7,3 persen perhatian publik.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami