Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Hutan Rusak, Populasi Satwa Liar Menurun
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kerusakan hutan menjadi salah satu penyebab semakin menurunnya jumlah populasi satwa liar di Indonesia. Kerusakan hutan yang menjadi habitat satwa telah menjadi factor penghambat bagi perkembangbiakan satwa di alam liar.
Pimpinan Taman Safari Indonesia Frans Manansang dalam keteranganya usai kegiatan penanaman mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai Bali mencontohkan kerusakan hutan di Sumatera yang menyebabkan penurunan jumlah populasi harimau Sumatera yang kini diperkirakan jumlahnya di alam hanya 250 ekor.
Frans Manansang menegaskan akan sangat sulit untuk mengendalikan penurunan populasi satwa di alam liar jika masih terjadi pembiaran penebangan hutan.
"populasi satwa jelas tidak akan bertambah justru berkurang, karena perambahan hutan kerusakan hutan kan terus, penghijauan baru, kapan besarnya itu pohon kan 10 tahun sampai 15 tahun baru besar, menteri kehutanan tiap hari saya lihat di Koran melakukan penghijauan tapi jangan serimonial saja pak menteri" kata Frans Manansang.
Frans berharap Kementerian Kehutanan pada tahap awal fokus melakukan rehabilitasi terhadap kerusakan hutan yang terjadi di taman nasional yang ada di Indonesia. Hal ini untuk menjaga populasi satwa Indonesia yang kondisinya terancam punah.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang