Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Ini Dia Potensi Masalah Pemilu 2014
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) merilis 10 potensi masalah dalam pemilihan umum (Pemilu) 2014. Beberapa diantaranya yaitu permasalahan sosialisasi kandidat calon legilatif yang tidak optimal.
"Sosialisasi tidak optimal karena didominasi oleh sosialisasi sosok atau figur, bukan sosialisasi ideologi dan program kerja yang dijalankan pada periode 2014-2019," kata Direktur LPI Boni Hargens, dalam diskusi 10 potensi masalah pemilu 2014 di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (9/2/2014).
Kedua, menurutnya yaitu model kampanye partai politik (parpol) masih bertumpu pada politik visual dengan menjual figur. "Ketiga kecurigaan terhadap netralitas KPU sebagai penyelenggara pemilu masih menjadi beban berat bagi partai politik dan masyarakat pemilih," ujarnya.
Selain itu, permasalahan daftar pemilih tetap (DPT) yang belum tuntas, juga turut menyumbang masalah pemilu 2014. Hal lain yang mejadi potensi masalah pemilu yaitu adanya dana saksi parpol yang berasal dari negara.
"Dana saksi dinilai oleh masyarakat tidak tepat sasaran karena seharusnya partai menyiapkan dana sendiri untuk membayar para saksi partai yang ditempatkan di seluruh TPS," tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2024 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun