Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Ini Alasan Warga Malas Naik Bus Sarbagita
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Angkutan umum di Bali seperti bus Sarbagita kurang begitu diminati. Padahal bus yang disiapkan pemerintah sudah bagus dan full AC. Apa alasan orang malas naik bus angkutan umum ini? Menurut ahli infrastruktur dan transportasi publik, AA Putu Ngurah Wirawan, sarana angkutan umum seperti bus Sarbagita yang disiapkan pemerintah Provinsi Bali sebenarnya sudah baik, dimana bus ini sudah dilengkapi dengan penyejuk ruangan atau AC.
" Kenapa orang masih malas naik bus adalah karena halte bus yang kurang mendapat perhatian. Contohnya di rute Tohpati menuju Nusa Dua, halte yang tersedia kurang nyaman bagi calon penumpang. Haltenya sempit, di pinggir jalan. Jadi penumpang yang menunggu bus datang harus kepanasan dan kena debu lagi. Itu sebabnya orang jadi malas naik bus Sarbagita," jelas Ngurah Wirawan, di Denpasar.
Ngurah Wirawan menyatakan akan menjelaskan hal ini kepada warga, saat ia mengkampanyekan cinta angkutan umum, dengan naik bus Sarbagita dari terminal Batubulan menuju Nusa Dua pada Minggu (16/3/2014).
Untuk mengatasi hal ini, kata Ngurah, ia akan memperkenalkan yang namanya Transit Oriented Development atau TOD, dimana halte akan digabung dengan kawasan mall, hotel, atau perkantoran.
"Jika halte bus sudah diintegrasikan dengan mall, hotel, atau perkantoran, maka calon penumpang bus akan merasa nyaman, akan merasa dimanja, tidak kepanasan lagi saat menunggu bus, sehingga akhirnya mencintai moda angkutan umum,"ujar ahli infrastruktur berat ini.
Untuk angkutan bus Sarbagita di Bali, jelas Ngurah Wirawan, sudah benar, tapi rutenya tidak sesuai harapan pengguna. Masalah yang kedua, penumpang tidak dimanjakan, dimana halte panas dan berdebu.
"Di beberapa negara seperti Singapura, halte bus atau angkutan umum dibangun di dekat mall, hotel, atau perkantoran, ini yang membuat orang mau menunggu, karena mereka nyaman dengan sistem yang dibuat.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 738 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 672 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 491 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 472 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik