Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pendapatan Pariwisata Diproyeksi Capai Rp.15,84 triliun
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan potensi pendapatan pariwisata mencapai Rp15,84 triliun. Pendapatan pariwisata itu ditargetkan dari 400.000 kunjungan wisatawan melalui industri meetings, incentives, conferences, and exhibitions (MICE).
"Kunjungan wisatawan dari segmen MICE di Indonesia bisa meningkat 10% dari tahun lalu menjadi sekitar 400.000 kunjungan. Termasuk dalam total kunjungan wisatawan yang ditargetkan bisa mencapai 9,5 juta pada 2014," ujar Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar disela acara 8th World Tourism Organization (UNWTO) Asia Pacific Executive Training Programme MICE: A New Paradigm for Tourism di Kuta, Bali, Senin(28/4/2014).
Sapta memaparkan pengeluaran wisatawan segmen MICE diperkirakan 3 kali lipat lebih besar dibandingkan wisatawan pribadi yang umumnya menghabiskan dana senilai US$1.200.
"Kualifikasi MICE spending-nya besar, biasanya 3 kali lipat lebih besar dari yang turis biasa.Total potensi pendapatan pariwisata diproyeksi bisa mencapai US$1,44 miliar atau sekitar Rp15,84 triliun," paparnya.
Menurutnya, pulau Bali menjadi juara paling banyak didatangi turis segmen MICE dan lebih tingi dari ibu kota Jakarta. Bali kini ditopang dengan meningkatnya fasilitas yang dibutuhkan industri MICE seperti bertambahnya pusat konvensi atau convention center maupun infrastruktur yang mendukung.
"Selain Bali, sejumlah kota lain juga mengalami pertumbuhan fasilitas, seperti Manado, Makasar, Palembang, Medan, dan Semarang," tegasnya.
Untuk mengembangkan industri MICE, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kini tengah berupaya membantu instansi pemerintah memenangkan tender agenda internasional agar bisa terselenggara di Indonesia. Pihaknya juga mendorong korporasi, termasuk badan usaha milik negara (BUMN) agar mengadakan pertemuan, konferensi, seminar, maupun pameran diberbagai sektor.
"Namun masih ada persoalan untuk mengembangkan industri MICE terutama terkait infrastruktur fisik dan aksesibilitas serta pembangunan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang belum optimal," tandasnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan