Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Reklamasi Tanjung Benoa Akan Rubah Bentang Alam Bali

Senin, 2 Juni 2014, 21:27 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pembangunan resort terpadu dengan melakukan reklamasi perairan Tanjung Benoa dinilai akan merubah bentang alam Pulau Bali. Bali memang harus maju, namun tetap harus menjaga bentang alam yang ada. Hal itu disampaikan komisi IV DPR RI saat melakukan kunjungan kerja dengan agenda melihat pemanfaatan kawasan mangrove sekitaran lokasi reklamasi di tanjung benoa, Nusa Dua, Bali.

Ketua Komisi IV DPR RI, Rhoma Harmizi menyatakan yang menjadi perhatian khususnya adalah kawasan pemanfaatan reklamasi untuk pembangunan instalasi resort terpadu yang sebelumnya sempat terjadi tarik ulur.

"Kami ingin melihat pemanfaatanya secara segi ekonomi, dampak dan analisis lingkungannya. Dan jangan sampai itu dilakukan dengan menyalahi peraturan perundang undangan yang telah berlaku," ujarnya di kawasan mangrove Nusa Dua Bali, Senin (2/6/2014).

Terkait wacana reklamasi tersebut, ia menegaskan bahwa semua harus ada kepastian dari hasil kajian nantinya yang dikeluarkan. "Kalau dahulu kami melihat pengelolaan mangrove, kini melihat rencana reklamasi yang menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat Bali terhadap tanjung benoa," tegasnya.

Sementara itu, Anggota komisi IV DPR RI, Sudin menambahkan jika kawasan mangrove yang akan direklamasi selama itu dipergunakan untuk kepentingan masyarakat, menurutnya hal itu tidak masalah. Tapi, yang sekarang menjadi pertanyaan adalah terkait pembangunan resort terpadu yang direncanakan di areal lahan reklamasi. Baginya, dari segi apapun kalau yang namanya reklamasi pasti akan merubah bentang alam.

"Saya rasa kalau nantinya lahan mangrove dibuat untuk kepentingan masyarakat itu tidak masalah. Selain itu, apakah pembangunan resort terpadu ini akan menimbulkan banyak manfaatnya bagi masyarakat atau malah menimbulkan masalah," jelasnya.

Wakil rakyat dari fraksi PDIP itu mengaku dampak dari wacana reklamasi tersebut sangat tidak baik. Pasalnya, disatu pihak Bali ini harus maju tapi disatu pihak harus dijaga bentang alamnya.

"Kami belum ambil keputusan, yang kami lihat dari efek domino dari reklamasi apakah efeknya lebih baik, atau malah merugikan," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami