Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Seniman Bali Akan Menari Kontemporer Selama 48 Jam
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang penari Bali bernama Tebo Aumbara (25) akan menarikan tarian kontemporer selama 48 Jam, dari hari Jumat 13 Juni 2014 dari pukul jam 12 siang di Taman Jepun, Hayam Wuruk, Denpasar.
Tebo mengaku langkah berani dan tergolong nekat itu ia lakukan bukan untuk mencari sensasi ataupun rekor muri seperti yang banyak dilakukan orang pada umumnya.
"Harapan yang ingin saya capai adalah ingin mengalahkan diri sendiri. Menari dengan waktu yang lama adalah untuk melawan diri saya sendiri saja tanpa ada maksud lain. Terserah orang menilai dan mempersepsikan apa," ujar Tebo, Kamis (12/6/2014).
Selain itu, kata mahasiswa Koreografi ISI Denpasar mengaku hal ini ia lakukan sebagai media rangsangan seni ekplorasi di Bali dan sebagai daya dobrak, mengingat Bali sebagai daerah seni dan budaya yang dikenal di mancanegara.
"Menari saya lakukan adalah pengolahan jiwa dan memaknai ruang dan instalasi dengan bentuk beraneka rupa. Badan dan roh dalam menari saya apresiasikan dengan kesabaran dan welas asih ke masyarakat umum," ungkapnya.
Meski menari selama 48 jam terasa berat, namun ia yang pernah menari selama 8 jam lebih ini berkeyakinan sanggup melakukannnya. Pria asal Blora Jawa Tengah ini mengaku akan menyiapkan ambulan dan tim medis untuk mengantisipasi diluar dugaannya.
"Persiapan yang sudah saya lakukan dengan menari selama 4 jam setiap hari. Selain itu, untuk menjaga kebugaran tubuh saya treatment sejak 10 hari dengan olah tubuh seperti berenang dan menjaga pola hidup aja," tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan