Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Seniman Bali Akan Menari Kontemporer Selama 48 Jam

Jumat, 13 Juni 2014, 12:51 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Seorang penari Bali bernama Tebo Aumbara (25) akan menarikan tarian kontemporer selama 48 Jam, dari hari Jumat 13 Juni 2014 dari pukul jam 12 siang di Taman Jepun, Hayam Wuruk, Denpasar.

Tebo mengaku langkah berani dan tergolong nekat itu ia lakukan bukan untuk mencari sensasi ataupun rekor muri seperti yang banyak dilakukan orang pada umumnya. 

"Harapan yang ingin saya capai adalah ingin mengalahkan diri sendiri. Menari dengan waktu yang lama adalah untuk melawan diri saya sendiri saja tanpa ada maksud lain. Terserah orang menilai dan mempersepsikan apa," ujar Tebo, Kamis (12/6/2014).

Selain itu, kata mahasiswa Koreografi ISI Denpasar mengaku hal ini ia lakukan sebagai media rangsangan seni ekplorasi di Bali dan sebagai daya dobrak, mengingat Bali sebagai daerah seni dan budaya yang dikenal di mancanegara.
 
"Menari saya lakukan adalah pengolahan jiwa dan memaknai ruang dan instalasi dengan bentuk beraneka rupa. Badan dan roh dalam menari saya apresiasikan dengan kesabaran dan welas asih ke masyarakat umum," ungkapnya.

Meski menari selama 48 jam terasa berat, namun ia yang pernah menari selama 8 jam lebih ini berkeyakinan sanggup melakukannnya. Pria asal Blora Jawa Tengah ini mengaku akan menyiapkan ambulan dan tim medis untuk mengantisipasi diluar dugaannya.

"Persiapan yang sudah saya lakukan dengan menari selama 4 jam setiap hari. Selain itu, untuk menjaga kebugaran tubuh saya treatment sejak 10 hari dengan olah tubuh seperti berenang dan menjaga pola hidup aja," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami