Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Amien Rais : Prabowo-Hatta Akan Kembalikan Kekayaan Alam Indonesia
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Hatta Radjasa dinilai paling berani melawan Amerika Serikat. Pasangan nomor urut 1 itu bahkan diyakini akan mampu mengembalikan kekayaan alam Indonesia yang melimpah dan dikuasai asing.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Penasehat tim Kampanye Prabowo-Hatta, Amien Rais dalam deklarasi Relawan Prabowo-Hatta, Surya Madani Indonesia di Denpasar, Kamis 26 Juni 2014.
"Dikasih karunia kekayaan alam berlimpah malah dikasih asing. Insya Allah bersama Prabowo-Hatta kekayaan alam kita akan balik lagi," ucapnya.
Menurut Amien, sudah sepatutnya modal asing dan dalam negeri diperlakukan sama. Amien memandang, agenda terpenting bangsa ini adalah membebaskan diri dari belenggu asing.
"Prabowo akan mengembalikan sistem ekonomi kita ke pasal 33. UUD 1945. Artinya, Prabowo akan menghentikan liberalisasi ekonomi. Yang berani melawan AS ya Prabowo," tegas mantan Ketua MPR RI itu.
Bagi Amien, sudah sepatutnya Indonesia memiliki Soekarno jilid II. Jika Soekarno diberi kesempatan sebentar saja untuk hidup lagi, Amien meyakini dia akan marah besar melihat kondisi bangsa saat ini yang dikuasai asing. Ia melihat sesungguhnya di dalam negeri Indonesia sudah cukup stabil.
"Dalam pilpres ini yang penting adalah mau dibawa ke mana Indonesia ini. Menurut saya, Prabowo ini anak ideologis Bung Karno, karena yang digelorakan itu berdikari, mengembalikan martabat bangsa. SDA kita lindungi, dan akan mengenyahkan cengkeremana asing. Prabowo Soekarno Jilid II," tegasnya..
Cara yang akan dilakukan Prabowo-Hatta, kata Amien, dengan melakukan negosiasi ulang semua kontrak karya pertambangan dan kontrak bagi hasil. Tujuannya, jelas Amien, tentu saja agar porsi untuk bangsa lebih besar ketimbang kepemilikan asing.
"Saya meyakini hal itu bisa direalisasikan, sebab dalam perjanjian internasional disebutkan jika ada pihak yang dirugikan, maka sepenuhnya bisa diadakan negosiasi ulang. Hugo chaves di Venezuela bisa. Evo Morales di Bolivia bisa. Padahal mereka ini negara kecil.
Masak Indonesia tidak bisa. Prabowo yang bisa melakukan itu," tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang