Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Ribuan Pemudik Mulai Padati Gilimanuk
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seminggu menjelang Lebaran, pelabuhan Gilimanuk mulai dipadati oleh para pemudik yang hendak pulang ke pulau Jawa. Peningkatan pemudik terutama terlihat pada pemudik dengan kendaraan roda dua.
Walaupun Lebaran masih 7 hari lagi, namun arus mudik yang menyeberang ke pulau Jawa di pelabuhan Gilimanuk sudah mengalami kenaikan yang signifikan. Meski belum terjadi antrean di loket tiket, namun jumlah penumpang dalam kurun waktu 24 jam mulai hari minggu kemarin mengalami kenaikan sebanyak 30 persen.
Jika dalam kondisi normal jumlah kendaraan roda dua yang akan menyeberang sebanyak 1500 unit, kini sudah naik menjadi 2500 unit. Sedangkan kendaraan roda empat naik dari 800 unit per hari kini meningkat menjadi 1500 unit per hari.
Peningkatan terjadi karena para pemudik pengguna motor sudah mulai pulang ke kampung halamannya lebih awal untuk menghindari antrean panjang di pelabuhan.
"Saya mudik lebih awal biar tidak antre panjang saat nyeberang di pelabuhan," ujar Imam, seorang pemudik.
Sejak H-7, pihak ASDP Gilimanuk mengoperasikan 7 loket tiket khusus sepeda motor, dari 8 loket tiket yang disiapkan pihak ASDP.
"Armada kapal laut yang dioperasikan selama musim mudik Lebaran sebanyak 44 kapal dengan jumlah 240 trip penyeberangan. Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada H-3 menjelang Lebaran,"ujar Wahyudi Susianto, Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, (22/7/2014).
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2785 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1967 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun