Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Ribuan Pemudik Mulai Padati Gilimanuk
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seminggu menjelang Lebaran, pelabuhan Gilimanuk mulai dipadati oleh para pemudik yang hendak pulang ke pulau Jawa. Peningkatan pemudik terutama terlihat pada pemudik dengan kendaraan roda dua.
Walaupun Lebaran masih 7 hari lagi, namun arus mudik yang menyeberang ke pulau Jawa di pelabuhan Gilimanuk sudah mengalami kenaikan yang signifikan. Meski belum terjadi antrean di loket tiket, namun jumlah penumpang dalam kurun waktu 24 jam mulai hari minggu kemarin mengalami kenaikan sebanyak 30 persen.
Jika dalam kondisi normal jumlah kendaraan roda dua yang akan menyeberang sebanyak 1500 unit, kini sudah naik menjadi 2500 unit. Sedangkan kendaraan roda empat naik dari 800 unit per hari kini meningkat menjadi 1500 unit per hari.
Peningkatan terjadi karena para pemudik pengguna motor sudah mulai pulang ke kampung halamannya lebih awal untuk menghindari antrean panjang di pelabuhan.
"Saya mudik lebih awal biar tidak antre panjang saat nyeberang di pelabuhan," ujar Imam, seorang pemudik.
Sejak H-7, pihak ASDP Gilimanuk mengoperasikan 7 loket tiket khusus sepeda motor, dari 8 loket tiket yang disiapkan pihak ASDP.
"Armada kapal laut yang dioperasikan selama musim mudik Lebaran sebanyak 44 kapal dengan jumlah 240 trip penyeberangan. Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada H-3 menjelang Lebaran,"ujar Wahyudi Susianto, Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, (22/7/2014).
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3362 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1281 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan