Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Antisipasi Ebola, Sanglah Siapkan Ruang Isolasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar, Bali, menyiapkan ruang isolasi khusus untuk mengantisipasi pasien terjangkit virus ebola. Kesiapan Rumah Sakit Sanglah Denpasar, diantaranya dengan menyiapkan ruang isolasi empat kamar dan juga staf khusus termasuk perangkat medis khusus penanganan penyakit menular.
Direktur Pelayanan Medik Rumah Sakit Sanglah Denpasar Bali, Anak Agung Jaya Kusuma, mengatakan pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan pihak Bandara Ngurah Rai Denpasar, dan juga pihak pelabuhan di Bali.
" Kemungkinan pasien terjangkit virus ebola datang dari bandara dan pelabuhan, karena Bali merupakan daerah tujuan wisata dunia,"ujarnya.
Gejala terjangkit virus ebola antara lain demam, sakit kepala, nyeri sendi, diare, muntah-muntah, dan akhirnya dehidrasi berlanjut kematian.
Hingga saat ini, tidak ada vaksin maupun obat untuk Ebola. Yang bisa dilakukan hanya mengobati gejala simtomatisnya dan menjaga daya tahan tubuh.
Badan kesehatan dunia (WHO) menetapkan Ebola sebagai epidemi global. Pemerintah Indonesia telah melakukan kesiapan mencegah masuknya ebola ke dalam negeri.
Virus Ebola mewabah di beberapa negara seperti Liberia, Guinea, dan Sierra Leonne.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4129 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun