Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Tolong Putrinya, Ketua Komisi V DPR Meninggal Tersengat Listrik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua komisi V DPR RI, Laurens Bahang Dama menghembuskan nafas terakhir lantaran tersengat aliran listrik di rumahnya di Jalan Penamparan Indah II nomor 8 Denpasar, Bali.
Putri kedua Laurens, Riani Dama (22) menuturkan bahwa kejadian berawal dari ayahnya Laurens ingin membantu putri keduanya Serli Dama (19) yang terkena setrum listrik di kamar mandi lantai dua pada Rabu 13 Agustus 2014 sore.
Menurut Riani, ayahnya Laurens yang sedang berada di lantai satu langsung berlari menuju asal teriakan Serli di kamar mandi lantai dua rumahnya.
"Mendengar Serli teriak, bapak langsung lari ke kamar mandi di lantai dua. Awalnya bapak mau menolong Serli, namun malah bapak ikut kena setrum," tutur Riani sambil menangis terisak-isak.
Pasca, terkena setrum Laurens sempat pingsan dan jatuh ke lantai kamar mandi. Lauren kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Surya Husada, Denpasar.
"Dalam perjalanan bapak sempat sadar dan memberikan senyum. Namun sayang, setibanya di rumah sakit, nyawa bapak tidak tertolong," jelasnya.
Informasi meninggalnya Laurens kini tersebar luas dan puluhan kerabat langsung mendatangi RS Surya Husada Denpasar, sebelum jasadnya dibawa ke rumah duka RSAD Denpasar.
Minta Putrinya Beli Baju Putih
Kepergian Ketua Komisi V DPR RI, Laurensius Bahang Dhama untuk selamanya meninggalkan duka yang mendalam bagi seluruh keluarga dan kerabat. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Laurens sempat meninggalkan jejak kepergiannya dan pihak keluarga berfirasat jika pria asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu akan pergi untuk selamanya.
Hal itu dituturkan putri pertama korban, Riani. Menurutnya, begitu tiba di Bali dari Jakarta, Laurens langsung mengajak ia dan adiknya ke salah satu pusat perbelanjaan untuk membeli pakaian.
"Saat berbelanja, saya sempat timbul firasat buruk dan tidak enak dalam hati. Soalnya bapak minta kami beli baju warna putih," tutur Riani di rumah duka RSAD Denpasar, Rabu malam 13 Agustus 2014.
Awalnya, Riani sempat mengabaikan pikiran buruk itu. Benar saja, petang hari, Laurens menghembuskan nafas terakhirnya setelah tersetrum saat hendak menolong putri keduanya, Sherli yang tengah mandi di lantai dua di rumahnya di Jalan Penamparan Indah II nomor 8 Denpasar, Bali.
Ingin Beri Kejutan Keluarga
Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya akibat tersetrum listrik saat menolong putrinya yang tengah mandi di lantai 2 rumahnya di Bali, Ketua Komisi V DPR RI Laurensius Bahang Dhama awalnya diam-diam datang ke Bali untuk memberikan kejutan bagi anggota keluarganya.
Hal itu dituturkan Ardy Ganggas, Ketua Umum Keluarga Manggarai Bali. Menurutnya, Laurensius tiba di Bali siang tadi sekitar pukul 14.00 Wita.
"Dia pulang diam-diam tidak menghubungi keluarga terlebih dahulu. Setiba di Bandara Ngurah Rai baru dia menghubungi istri dan anak-anaknya," ujar Ardy saat ditemui di rumah duka RSAD Denpasar, Rabu malam 13 Agustus 2014.
Ardy yang merupakan kerabat dekat korban mengaku rencananya, malam hari Laurensius akan menggelar pertemuan dengan seluruh keluarga besarnya. "Iya Pertemuan sekedar makan-makan. Seluruh keluarga besar sudah diberitahu," jelasnya.
Diketahui, pria kelahiran 31 Desember 1964 itu kembali terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019 dapil Nusa Tenggara Timur (NTT). "Beliau terpilih untuk kali kedua dengan meraup suara terbanyak di NTT," pungkas Ardy.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang