Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Publik Bali Sayangkan Jero Wacik Terjerat Korupsi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga Bali kecewa dan menyayangkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik ditetapkan KPK karena terjerat kasus korupsi di akhir masa jabatannya.
Ketua Bali Corruption Wacth (BCW), Putu Wirata Dwikora menyesalkan kasus korupsi yang menjerat Jero Wacik selaku politisi senior asal Bali itu. "Jero Wacik mestinya menjaga nama baik Bali dikancah nasional," kata Wirata kepada wartawan, Kamis 4 September 2014.
Semestinya, kata Wirata, Wacik juga bisa menjaga kepercayaan warga Bali yang telah memilihnya sebagai anggota DPR RI 2014-2019 melalui Partai Demokrat.
"Namun ini semua tidak bisa dilakukan oleh Jero Wacik. Semua elemen masyarakat Bali menyesal dan kecewa dengan Jero Wacik karena KPK sudah menetapkannya sebagai tersangka," ungkapnya.
Wirata percaya dalam menetapkan suatu perkara KPK telah memiliki bukti kuat. "KPK dalam menetapkan tersangka pasti memiliki alasan dan pertimbangan yang kuat," jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Denpasar, Putu Agus mengaku cukup kecewa dengan kasus yang membelit Jero Wacik saat ini. Pada pileg lalu ia menyatakan mencoblos Jero Wacik sebagai wakil rakyat Bali di Jakarta .
"Pada pileg lalu saya memilih beliau sebagai DPR RI. Saya memilih beliau karena selain terkenal, setahu saya beliau juga orangnya lurus, tapi kok bisa terjerat korupsi," ujarnya.
Sebagaimana diberitakan, pada Rabu 3 September 2014 kemarin Menteri ESDM Jero Wacik ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Jero Wacik diduga melakukan pemerasan dan penyalahgunaan wewenang terhadap berbagai proyek dana operasional menteri (DOM) di Kementerian ESDM.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli