Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Gempa 4,6 Skala Richter Goyang Pulau Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gempa berkekuatan 4,6 Skala Richter (SR) mengguncang warga di Pulau Bali. Gempa bumi yang terjadi sekitar pukul 05.05 Wita itu tentu saja menggejutkan warga yang sedang tidur maupun warga yang hendak memulai aktivitasnya.
Berdasarkan data yang dilansir BMKG Wilayah III Denpasar yang diterima Pusdalops Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, gempa berpusat di Timur Laut Kabupaten Klungkung.
"Gempa berlokasi 8,68 LIntang Selatan dan 115.75 Bujur Timur," ujar Staf Pusdalops PB BPBD Bali, Panji Wijaya, Selasa 23 September 2014.
Sementara pusat gempa diketahui berkedalaman 195 kilometer dari laut dan dirasakan cukup keras oleh warga Kuta dan Nusa Dua Kabupaten Badung, serta sejumlah warga Bali lainnya.
"Gempa tidak berpotensi menimbulan tsunami dan sejuah ini tidak ada laporan masyarakat adanya korban atau kerusakan akibat gempa," imbuh Panji.
Sejumlah warga yang baru beranjak dari tempat tidur juga merasakan gempa seperti disampaikan Dwi warga Sanur, saat ia hendak baru memulai aktivitas dipagi hari.
"Gempa terjadi sebentar hanya beberapa detik saja namun cukup mengagetkan. Namun, saya kaget getaran gempa terakhir sangat kuat," tutur Dwi.
Selain Dwi, sebagian warga lainnya di Bali juga merasakan gempa dengan menulis statusnya di Blackberry Massenger (BBM) maupun di media sosial lainnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2330 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1789 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun