Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kwik Sebut Premium Rp 6.500 Pemerintah Sudah Untung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ekonom Kwik Kian Gie mengatakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi adalah pembohongan publik. Ini didasari atas keuntungan pemerintah dari bensin premium 1 barel = 159 liter1 USD = Rp12.000.
Menurut Kwik Kian Gie, biaya untuk mengangkat minyak dari perut bumi (lifting) + biaya pengilangan (refining) + biaya transportasi rata-rata ke semua pompa bensin adalah 10 USD, atau jika dalam rupiah 10 : 159 x 12.000 = Rp754,7 dibulatkan = Rp755/liter.
"Jadi sebenarnya dengan menjual premium Rp6.500 per liter, pemerintah sudah untung sebesar 6.500 - 755= Rp5.745/liter. Sekarang tinggal dikalikan berapa liter kebutuhan dalam negeri, itulah 'keuntungan' yang diperoleh pemerintah dari hasil jualan bensin premium pada rakyatnya sendiri!"
Minyak dari perut bumi sendiri dan menurut UUD 1945 pasal 33 menyebutkan bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Namun kenyataannya tidak ada yang gratis alias rakyat disuruh membeli.
"Sekarang pemerintah mau ambil untung berapa rupiah lagi dengan menaikkan BBM? Subsidi itu ada kalau pemerintah merugi, artinya harus nombokin," tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan