Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Hadiri Munas di Jakarta, Anggota Golkar Bali Dipecat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Anggota Partai Golkar yang ketahuan hadir di penyelenggaraan Musyawarah Nasional IX Partai Golkar kubu Agung Laksono di Jakarta Januari 2015 terancam dipecat dari keanggotaan.
"Sudah pasti akan dipecat dari keanggotaan Partai Golkar jika hadir di Munas Jakarta," tegas Ketua DPD Golkar Bali, Ketut Sudikerta, di Sanur (5/12/2014).
Menanggapi ancaman pemecatan ini, kader senior Partai Golkar Bali, Dewa Rai Budiasa menyatakan, tidak ada yang bisa memecat seseorang dari keanggotaan Partai Golkar.
"Tidak ada yang bisa memecat seseorang dari keanggotaan Partai Golkar kecuali dia mati atau mundur. Karena keanggotaan partai itu dilindungi undang-undang untuk berserikat,"ujar pria yang dikenal di pihak Golkar kubu Agung Laksono.
Pemecatan seseorang dari keanggotaan Partai Golkar, kata Dewa, juga harus dilakukan di forum Munas. Setelah dipecat, yang bersangkutan juga masih punya hak di sidang Mahkamah Partai.
"Harap diingat, Golkar itu bukan perusahaan CV atau PT, semua ada aturan dalam AD/ART,"ujarnya.
Sebelumnya, anggota Presidium Penyelamat Partai Golkar Priyo Budi Santoso menjamin penyelenggaraan Musyawarah Nasional IX Partai Golkar yang akan digelar di Jakarta pada Januari 2015 akan berjalan terbuka dan demokratis. Dia mengatakan, munas tersebut akan menjadi munas yang memiliki kredibilitas.
"Munas Golkar pada Januari 2015 dijamin adil, demokratis, transparan, dan terbuka," ujar Priyo dalam jumpa pers di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (3/12/2014).
Priyo mengatakan, munas pada Januari 2015 akan dilaksanakan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai. Dengan demikian, munas tersebut tidak akan melanggar konstitusi partai berlambang pohon beringin tersebut.
Sedangkan Ketua Presidium Penyelamat Partai Golkar Agung Laksono menambahkan, dalam munas nanti akan dirancang sesi pemilihan yang terbuka dan transparan.
Bahkan, rencananya wartawan akan dibebaskan untuk melakukan peliputan dalam acara pemilihan ketua umum Partai Golkar dalam munas tersebut.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3811 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1757 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang