Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Hadiri Munas di Jakarta, Anggota Golkar Bali Dipecat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Anggota Partai Golkar yang ketahuan hadir di penyelenggaraan Musyawarah Nasional IX Partai Golkar kubu Agung Laksono di Jakarta Januari 2015 terancam dipecat dari keanggotaan.
"Sudah pasti akan dipecat dari keanggotaan Partai Golkar jika hadir di Munas Jakarta," tegas Ketua DPD Golkar Bali, Ketut Sudikerta, di Sanur (5/12/2014).
Menanggapi ancaman pemecatan ini, kader senior Partai Golkar Bali, Dewa Rai Budiasa menyatakan, tidak ada yang bisa memecat seseorang dari keanggotaan Partai Golkar.
"Tidak ada yang bisa memecat seseorang dari keanggotaan Partai Golkar kecuali dia mati atau mundur. Karena keanggotaan partai itu dilindungi undang-undang untuk berserikat,"ujar pria yang dikenal di pihak Golkar kubu Agung Laksono.
Pemecatan seseorang dari keanggotaan Partai Golkar, kata Dewa, juga harus dilakukan di forum Munas. Setelah dipecat, yang bersangkutan juga masih punya hak di sidang Mahkamah Partai.
"Harap diingat, Golkar itu bukan perusahaan CV atau PT, semua ada aturan dalam AD/ART,"ujarnya.
Sebelumnya, anggota Presidium Penyelamat Partai Golkar Priyo Budi Santoso menjamin penyelenggaraan Musyawarah Nasional IX Partai Golkar yang akan digelar di Jakarta pada Januari 2015 akan berjalan terbuka dan demokratis. Dia mengatakan, munas tersebut akan menjadi munas yang memiliki kredibilitas.
"Munas Golkar pada Januari 2015 dijamin adil, demokratis, transparan, dan terbuka," ujar Priyo dalam jumpa pers di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (3/12/2014).
Priyo mengatakan, munas pada Januari 2015 akan dilaksanakan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai. Dengan demikian, munas tersebut tidak akan melanggar konstitusi partai berlambang pohon beringin tersebut.
Sedangkan Ketua Presidium Penyelamat Partai Golkar Agung Laksono menambahkan, dalam munas nanti akan dirancang sesi pemilihan yang terbuka dan transparan.
Bahkan, rencananya wartawan akan dibebaskan untuk melakukan peliputan dalam acara pemilihan ketua umum Partai Golkar dalam munas tersebut.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan