Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
TNI Bersama Warga Wangaya Lacak Aktivitas ISIS di Batukaru
BERITABALI.COM, TABANAN.
Isu ISIS latihan perang tangan kosong di hutan batukaru, Kecamatan Penebel, Tabanan langsung disikapi jajaran TNI.
Dandim 1619 Tabanan Letkol Inf. Choirul Anwar bersama warga masyarakat, didampingi Kapolsek Penebel, AKP. Sri Subakti, Camat Penebel, I.P.A. Hendra Manik, M.AP mengecek situasi di seputaran Pura Luhur Batukaru.
Mereka melakukan pendakian dari jam 10 pagi dan kembali sekitar pukul 14.00 wita, Selasa (13/1/2015). Pemantauan serupa juga dilakukan masyarakat yang mengambil start dari Pujungan, Kecamatan Pupuan.
Dandim 1619/ Tabanan, Letkol Inf. Choirul Anwar menyebutkan dari pemantauan tersebut belum dilihat adanya tanda-tanda yang mencurigakan. Ia mengatakan semua pihak agar berpikir jernih dan sama-sama meningkatkan kewaspadaan. "Kami tadi start jam 10 pagi. Pemantauan tersebut hingga di Pura Perjuangan yang jaraknya sekitar satu kilometer dari Pura Batukaru", jelas Choirul Anwar.
Untuk lebih memastikan adanya isu ISIS latihan bela diri di kawasan gunung Batukaru, pihaknya akan kembali melakukan pemantauan pada Kamis (15/1/2015) . Dalam pemantauan tersebut akan melalui lima titik. Yakni dari Batukaru, Jatiluwih, Pupuan, Sarin Buana dan Pura Muncaksari.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4548 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2356 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2009 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1614 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1058 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun