Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Jokowi Harus Konsisten Eksekusi Mati 2 WN Australia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Jokowi diminta tidak terpengaruh dengan surat yang dilayangkan Perdana Menteri Australia Tony Abbot untuk membatalkan hukuman mati terhadap dua warga Australia.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, meski Australia mencoba untuk melindungi warganya, namun pemerintah harus konsisten terhadap hukum yang telah inkracht (berkekuatan hukum tetap).
"Sudah sewajarnya pemerintah melindungi warganya. Saya kira Jokowi harus konsisten dalam penegakan hukum dan pemberantasan narkoba karena ini bagus untuk pemberantasan dan efek jeranya sangat bagus," kata Muzani di Jakarta, Senin (19/1/2015). Menurutnya, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menegakkan kedaulatan hukum yang berlaku di tanah air, baik kepada warga negara Indonesia maupun warga negara asing.
"Siapapun yang melanggar UU apalagi narkoba yang luar biasa saya kira harus ditegakkan. Hukuman mati adalah terberat bagi WNI atau WNA, pemerintah harus tegas," ujar Muzani.
Diketahui, Perdana Menteri Australia Tony Abbot telah mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi terkait permintaannya agar dua warganya diselamatkan dari ancaman hukuman mati karena terlibat kasus narkoba dalam kelompok 'Bali Nine'. "Perdana Menteri telah berkirim surat kepada Presiden (Joko) Widodo," kata Menteri Luar Negeri Australia, Julia Bishop seperti diberitakan AFP.
Dua warga negara Australia yang menunggu hukuman mati itu adalah Myuran Sukumaran dan Andrew Chan. Permohonan grasi Myuran Sukumaran telah ditolak oleh Presiden Jokowi pada Desember lalu. Sementara Andrew Chan menunggu hasil permohonan grasinya.
Pada 17 April 2005, 9 warna negara Australia ditangkap di Bali karena berusaha menyelundupkan heroin seberat 8,2 kilogram dari Australia. Mereka adalah Andrew Chan, Myuran Sukumaran, Si Yi Chen, Michael Czugaj, Renae Lawrence, Tach Duc Thanh Nguyen, Matthew Norman, Scott Rush dan Martin Stephens.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5829 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2206 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan