Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Harus Evaluasi Pidana Mati di Indonesia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aparat penegak hukum diminta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan eksekusi hukuman mati terhadap enam terpidana mati kasus narkoba. Sebab, terkadang persoalan pelaksanaan pidana mati ini tidak sama perlakuannya.
Pakar hukum pidana Chairul Huda menilai, pelaksanaan eksekusi hukuman mati terhadap enam terpidana mati kasus narkoba sepanjang putusannya telah berkekuatan hukum tetap dan tidak sedang mengajukan PK, maka langkah eksekutor melaksanakan pidana mati itu sudah tepat. "Persoalannya kadang pelaksanaan pidana mati ini pun tidak equal treatment," katanya, Selasa (20/1/2015).
Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) ini mengatakan, terkadang pelaksanaan pidana mati ini ada yang cepat dan kadang pula ada yang sudah puluhan tahun tapi belum juga dieksekusi.
"Nah ini yang menimbulkan rasa ketidakadilan," ujarnya. Untuk itu, kata Huda, perlu pengaturan batas waktu eksekusi pidana mati ini jangan terlalu lambat dan jangan juga terlalu cepat.
"Misalnya dengan mengatur tenggang waktu kapan terpidana dapat mengajukan PK terhadap vonis mati, dengan begitu maka kapan eksekusi bisa dilaksanakan lebih pasti," jelas dia.
Untuk diketahui, enam terpidana mati kasus narkotika sudah dieksekusi mati di Nusakambangan dan Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (18/1/2015) dini hari.
Mereka yang dieksekusi adalah Namaona Denis (48) WN Malawi, Marco Archer Cardoso Moreira (52), WN Brasil, Daniel Enemuo (38) WN Nigeria, Ang Kiem Soei alias Kim Hoalias Ance Tahir alias Tommi Wijaya (62) WN Belanda, Tran Thi Bich Hanh (WN Vietnam) dan Rani Andriani alias Melisa Aprilia (WNI).
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan