Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Pemerintah Harus Evaluasi Pidana Mati di Indonesia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aparat penegak hukum diminta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan eksekusi hukuman mati terhadap enam terpidana mati kasus narkoba. Sebab, terkadang persoalan pelaksanaan pidana mati ini tidak sama perlakuannya.
Pakar hukum pidana Chairul Huda menilai, pelaksanaan eksekusi hukuman mati terhadap enam terpidana mati kasus narkoba sepanjang putusannya telah berkekuatan hukum tetap dan tidak sedang mengajukan PK, maka langkah eksekutor melaksanakan pidana mati itu sudah tepat. "Persoalannya kadang pelaksanaan pidana mati ini pun tidak equal treatment," katanya, Selasa (20/1/2015).
Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) ini mengatakan, terkadang pelaksanaan pidana mati ini ada yang cepat dan kadang pula ada yang sudah puluhan tahun tapi belum juga dieksekusi.
"Nah ini yang menimbulkan rasa ketidakadilan," ujarnya. Untuk itu, kata Huda, perlu pengaturan batas waktu eksekusi pidana mati ini jangan terlalu lambat dan jangan juga terlalu cepat.
"Misalnya dengan mengatur tenggang waktu kapan terpidana dapat mengajukan PK terhadap vonis mati, dengan begitu maka kapan eksekusi bisa dilaksanakan lebih pasti," jelas dia.
Untuk diketahui, enam terpidana mati kasus narkotika sudah dieksekusi mati di Nusakambangan dan Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (18/1/2015) dini hari.
Mereka yang dieksekusi adalah Namaona Denis (48) WN Malawi, Marco Archer Cardoso Moreira (52), WN Brasil, Daniel Enemuo (38) WN Nigeria, Ang Kiem Soei alias Kim Hoalias Ance Tahir alias Tommi Wijaya (62) WN Belanda, Tran Thi Bich Hanh (WN Vietnam) dan Rani Andriani alias Melisa Aprilia (WNI).
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang