Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pemerintah Harus Evaluasi Pidana Mati di Indonesia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aparat penegak hukum diminta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan eksekusi hukuman mati terhadap enam terpidana mati kasus narkoba. Sebab, terkadang persoalan pelaksanaan pidana mati ini tidak sama perlakuannya.
Pakar hukum pidana Chairul Huda menilai, pelaksanaan eksekusi hukuman mati terhadap enam terpidana mati kasus narkoba sepanjang putusannya telah berkekuatan hukum tetap dan tidak sedang mengajukan PK, maka langkah eksekutor melaksanakan pidana mati itu sudah tepat. "Persoalannya kadang pelaksanaan pidana mati ini pun tidak equal treatment," katanya, Selasa (20/1/2015).
Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) ini mengatakan, terkadang pelaksanaan pidana mati ini ada yang cepat dan kadang pula ada yang sudah puluhan tahun tapi belum juga dieksekusi.
"Nah ini yang menimbulkan rasa ketidakadilan," ujarnya. Untuk itu, kata Huda, perlu pengaturan batas waktu eksekusi pidana mati ini jangan terlalu lambat dan jangan juga terlalu cepat.
"Misalnya dengan mengatur tenggang waktu kapan terpidana dapat mengajukan PK terhadap vonis mati, dengan begitu maka kapan eksekusi bisa dilaksanakan lebih pasti," jelas dia.
Untuk diketahui, enam terpidana mati kasus narkotika sudah dieksekusi mati di Nusakambangan dan Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (18/1/2015) dini hari.
Mereka yang dieksekusi adalah Namaona Denis (48) WN Malawi, Marco Archer Cardoso Moreira (52), WN Brasil, Daniel Enemuo (38) WN Nigeria, Ang Kiem Soei alias Kim Hoalias Ance Tahir alias Tommi Wijaya (62) WN Belanda, Tran Thi Bich Hanh (WN Vietnam) dan Rani Andriani alias Melisa Aprilia (WNI).
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun