Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




ISIS Penggal Satu Sandera asal Jepang

Minggu, 25 Januari 2015, 08:45 WITA Follow
Beritabali.com

inilahcom

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

ISIS mengeksekusi satu dari dua sandera asal Jepang lebih 30 jam setelah batas waktu pemberian tebusan berakhir.

Haruna Yukawa, kontraktor militer asal Jepang, dieksekusi di sebuah tempat tidak diketahui. ISIS tak merilis video eksekusi itu, tapi menampilkan Kenji Goto -- sandera Jepang lainnya -- sebagai juru bicara. Dalam video yang diunggah ke YouTube, Goto tampil dengan jumpsuit kuning dan memegang foto jenasah Yukawa yang terpenggal.

Berbicara dalam Bahasa Inggris, Goto mengatakan; "Abe, kau membunuh Haruna Yukawa. Anda tidak memenuhi tuntutan dengan serius, dan tidak bertindak dalam 72 jam." Abe yang dimaksudkan adalah Shinzo Abe, perdana menteri Jepang yang telah menggunakan semua cara untuk membebaskan Yukawa dan Goto.

Goto mengatakan ISIS tidak menuntut tebusan 200 juta dolar AS, tapi menyerukan pertukaran. ISIS menginginkan Sajida Mubarak al-Rishawi -- yang gagal melakukan aksi bom bunuh diri di Amman, Yordania tahun 2005.

"ISIS tidak lagi ingin uang," ujar Goto. "Anda tidak perlu khawatir tentang pendanaan teroris. Mereka hanya menuntut pembebasan kakak mereka, Sajida al-Rishawi. Sederhana. Berikan Sajika, dan saya akan dilepas."

 

Pemerintah Jepang memverifikasi video itu, dan PM Abe mengecam keras eksekusi warganya. Namun, video itu tidak dirilis Al Furqan, media resmi ISIS, tapi Basmala. Ini kali pertama ISIS tidak menggunakan video saat menginformasikan eksekusi, tapi hanya foto.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami