Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
ISIS Penggal Satu Sandera asal Jepang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
ISIS mengeksekusi satu dari dua sandera asal Jepang lebih 30 jam setelah batas waktu pemberian tebusan berakhir.
Haruna Yukawa, kontraktor militer asal Jepang, dieksekusi di sebuah tempat tidak diketahui. ISIS tak merilis video eksekusi itu, tapi menampilkan Kenji Goto -- sandera Jepang lainnya -- sebagai juru bicara. Dalam video yang diunggah ke YouTube, Goto tampil dengan jumpsuit kuning dan memegang foto jenasah Yukawa yang terpenggal.
Berbicara dalam Bahasa Inggris, Goto mengatakan; "Abe, kau membunuh Haruna Yukawa. Anda tidak memenuhi tuntutan dengan serius, dan tidak bertindak dalam 72 jam." Abe yang dimaksudkan adalah Shinzo Abe, perdana menteri Jepang yang telah menggunakan semua cara untuk membebaskan Yukawa dan Goto.
Goto mengatakan ISIS tidak menuntut tebusan 200 juta dolar AS, tapi menyerukan pertukaran. ISIS menginginkan Sajida Mubarak al-Rishawi -- yang gagal melakukan aksi bom bunuh diri di Amman, Yordania tahun 2005.
"ISIS tidak lagi ingin uang," ujar Goto. "Anda tidak perlu khawatir tentang pendanaan teroris. Mereka hanya menuntut pembebasan kakak mereka, Sajida al-Rishawi. Sederhana. Berikan Sajika, dan saya akan dilepas."
Pemerintah Jepang memverifikasi video itu, dan PM Abe mengecam keras eksekusi warganya. Namun, video itu tidak dirilis Al Furqan, media resmi ISIS, tapi Basmala. Ini kali pertama ISIS tidak menggunakan video saat menginformasikan eksekusi, tapi hanya foto.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli