Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
ISIS Penggal Satu Sandera asal Jepang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
ISIS mengeksekusi satu dari dua sandera asal Jepang lebih 30 jam setelah batas waktu pemberian tebusan berakhir.
Haruna Yukawa, kontraktor militer asal Jepang, dieksekusi di sebuah tempat tidak diketahui. ISIS tak merilis video eksekusi itu, tapi menampilkan Kenji Goto -- sandera Jepang lainnya -- sebagai juru bicara. Dalam video yang diunggah ke YouTube, Goto tampil dengan jumpsuit kuning dan memegang foto jenasah Yukawa yang terpenggal.
Berbicara dalam Bahasa Inggris, Goto mengatakan; "Abe, kau membunuh Haruna Yukawa. Anda tidak memenuhi tuntutan dengan serius, dan tidak bertindak dalam 72 jam." Abe yang dimaksudkan adalah Shinzo Abe, perdana menteri Jepang yang telah menggunakan semua cara untuk membebaskan Yukawa dan Goto.
Goto mengatakan ISIS tidak menuntut tebusan 200 juta dolar AS, tapi menyerukan pertukaran. ISIS menginginkan Sajida Mubarak al-Rishawi -- yang gagal melakukan aksi bom bunuh diri di Amman, Yordania tahun 2005.
"ISIS tidak lagi ingin uang," ujar Goto. "Anda tidak perlu khawatir tentang pendanaan teroris. Mereka hanya menuntut pembebasan kakak mereka, Sajida al-Rishawi. Sederhana. Berikan Sajika, dan saya akan dilepas."
Pemerintah Jepang memverifikasi video itu, dan PM Abe mengecam keras eksekusi warganya. Namun, video itu tidak dirilis Al Furqan, media resmi ISIS, tapi Basmala. Ini kali pertama ISIS tidak menggunakan video saat menginformasikan eksekusi, tapi hanya foto.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3338 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan