Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
SUTT PLTU Celukan Bawang dan Lobi Kampung Barokah
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten Buleleng akhirnya menyikapi keinginan PT PLN Unit Induk Pembangunan VII Surabaya untuk memasang pemasangan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang, melintasi perkampungan.
Untuk memuluskan pemasangan kabel ini, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana melobi warga Kampung Barokah, Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak untuk menyepakatinya.
“Opsi ini merupakan yang terbaik untuk semua pihak untuk mengatasi kekurangan daya listrik di Bali. Jika opsi itu disepakati, maka kabel SUTT sudah bisa dipasang dalam waktu dua pekan ke depan,” ungkap Bupati Agus Suradnyana, Kamis (26/2/2015).
Dalam kesepakatan nanti kabel SUTT Pembangkit Listrik Tenaga Uap Celukan Bawang melintasi perkampungan selama satu tahun. Selanjutnya, pada tahun kedua PLN harus menggeser kabel SUTT sesuai kesepakatan awal.
Rencana itu diambil Bupati Agus Suradnyana setelah bertemu Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut PLN Sofyan Basir, Dirut Waskita Karya Muhammad Choliq dan Dirut PGN Hendi Prio Santoso.
"Setelah diskusi panjang saya sepakat kabel SUTT akan disambung melintasi Kampung Barokah sesuai keinginan PLN selama satu tahun. Pada tahun berikutnya, tiga atau empat tower yang dibangun di luar pemukiman warga akan mulai dimanfaatkan dan kabel akan mulai dipindah," ujar Suradnyana.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3343 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 877 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan