Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Menderita Lumpuh Saraf, Bocah Putu Rio Butuh Bantuan

Rabu, 22 April 2015, 22:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Menderita penyakit lumpuh saraf, seorang bocah di Karangasem Bali butuh bantuan untuk biaya pengobatan. 
 
Bocah yang menderita penyakit lumpuh sarag ini bernama I Putu Rio Aditya Deameka. Saat ini Rio terbaring lemah di rumahnya di Dusun Dukuh, Sibetan, Bebandem, Karangasem, karena menderita kelumpuhan saraf (Cerrebral pal-ci). Menurut ibunya, Ni Wayan Satya Murni, Rio lahir pada Kamis 26 April 2007, di rumah seorang bidan.
 
"Rio saat lahir normal, tanda-tanda sakitnya mulai muncul ketika anak saya berusia 16 bulan. Saat itu, Rio selalu menangis tiap malam hal itu terjadi sekitar 2 bulan lamanya. Saat di cek kesehatan, tidak ada penyakit," jelasnya, kepada beritabali.com, Selasa (21/4/2015). 
 
Penyakit Rio mulai kelihatan ketika tiba-tiba ia mengalami step, saat berusia 18 bulan. Rio mengalami kejang-kejang, badannya panas, dan dari mulutnya keluar busa. Saat itu Rio sering dirawat di RSUD Karangasem termasuk sempat juga dirawat di RSUP Sanglah Denpasar. 
 
"Dari umur 18 bulan Rio menderita kelumpuhan saraf tangan dan kakinya tidak bisa digerakkan. Rio lumpuh total hanya bola matanya yang berkedip-kedip. Penyakit langka tersebut membuatnya selama 6 tahun bolak-balik ke rumah sakit untuk berjuang melawan kematian. Walau sudah selama itu, kondisinya saat ini belum juga menemui kesembuhan,"jelas Murni. 
 
Dokter hanya memberi Rio obat penenang saraf yang membantunya berhenti kejang untuk sementara, sementara untuk makan Rio sudah tidak bisa. Asupan gizi bagi tubuhnya hanya berasal dari susu formula yang dimasukkan melalui selang zonde yang terhubung ke dalam hidungnya langsung ke lambung. 
 
Sakit yang dialami Rio juga merembet ke infeksi paru-paru yang mengeluarkan dahak berupa lendir kental berwarna cokelat. Hal tersebut dipicu reaksi tubuh Rio yang merespon materi yang masuk melalui selang dalam hidungnya. 
 
Hampir setiap menit Rio berdahak sambil menahan sesak di dadanya sebab bernafas hanya lewat mulut. Tulang dadanya kini menonjol akibat nafasnya yang terganggu tersebut. 
 
"Akibat Rio tidak bisa makan lewat mulut ini kami harus menyediakan empat dus susu protein dan 10 kaleng susu pediasure setiap bulan. Susu tersebut dimasukkan ke dalam selang zonde hidung setiap 2 jam sekali dan dibarengi dengan memasukkan obat. Setelah di EEG otaknya Rio kata dokter Rio sudah dibilang gelombangnya ngalor ngidul atau tidak karuan." 
 
"Akibatnya Rio sudah hilang ingatan bahkan makan minum pun sudah tidak bisa lagi. Kami berusaha mengontrolkan Rio 2 minggu sekali ke RSUD Amlapura guna mengganti selang zondenya di hidung juga 2 minggu sekali ke poli saraf RSUP Sanglah. Namun obat-obatan tersebut tidak ditanggung JKBM sehingga kami harus membiayai sendiri untuk mendapatkan obat-obatannya. Setiap bulan sekitar 8 juta biaya obat medis dan herbal juga kebutuhan susunya Rio yang begitu khusus," ujar Murni.  Untuk itu, Murni berharap ada bantuan dari para donatur untuk meringankan bebannya dan suami, untuk melanjutkan pengobatan Rio. 
 
"Bapaknya yang bekerja sebagai pegawai koperasi gajinya tidak menentu, sedangkan saya sebagai ibu hanya bisa menunggui Rio di kamar dan merawatnya juga memberikan susunya setiap 2 jam sekali karena tiba-tiba tanpa disadari Rio kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa. Kini Rio hanya bisa tergolek lemah di atas ranjang. Kaki, tangan dan mulutnya belum bisa beraktifitas seperti anak lainnya. Kadang sekali-kali kami pangku sehingga tidak bosan di tempat tidur bahkan memandikannya pun kami angkat pelan-pelan ke kamar mandi," ujaer Murni. 
Bagi para donator yang ingin membantu Putu Rio, bisa menghubungi Ni Wayan Satya Murni di Dusun Dukuh, Sibetan, Bebandem, Karangasem, Bali. Nomor HP yang bisa dihubungi : 085739629704.  Jika ingin menyalurkan bantuan, silakan salurkan ke Nomor rekening BRI  4608-01-007751-53-3, atas nama  Ni Wayan Satya Murni, Kantor BRI 4608 Unit Bebandem, Amlapura.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami