Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tim Yustisi Tutup Galian C Bugbugan Tabanan
Rabu, 27 Mei 2015,
17:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Proyek galian C di Banjar Bugbugan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel resmi ditutup Tim Yustisi Pemkab Tabanan sejak Rabu (27/5/2015).
Galian C Bugbugan itu ditutup karena melanggar undang-undang lingkungan hidup dan Perda (Peraturan Daerah ). Penutupan proyek galian C yang diduga bodong ini juga terkait instruksi Bupati Tabanan yang meminta untuk segera dilakukan tindakan tegas.
Kasatpol PP Tabanan I Wayan Sarba menegaskan penutupan galian c bugbugan didasari instruksi bupati untuk segera menyetop galian C yang diniai membahayakan masyarakat. Dikatakananya, saat dilakukan penutupan proyek, tak satupun ditemukan pekerja yang kerap melakukan penambangan di daerah tersebut. “Hanya ada ekskavator dan sejumlah alat-alat manual,”ucapnya.
Mantan Kabag Humas Tabanan ini menjelaskan penutupan proyek galian C yang telah berlangsung secara sporadis sejak lama ini juga didasarkan hasil kajian yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) yang disampaikan langsung kepada Bupati Tabanan. Dalam kajian tersebut berisi bahwa proyek galian C di banjar Bugbugan Penebel melanggar undang-undang lingkungan hidup dan melanggar perda. Pasalnya, daerah itu bukan untuk kegiatan penambangan karena merupakan daerah resapan. “Sayangnya selama ini dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk kegiatan penambangan batu. Padahal itu sangat berbahaya sekali,”katanya.
Setelah adanya hasil kajian dan dikuatkan oleh instruksi pimpinan agar segera melakukan penutupan terhadap proyek tersebut, pihaknya pun tak mau menunggu lama lagi. Setidaknya ada lima titik yang dipasangi police line dan memasang pengumuman dilarang menggali. “Beberapa pemilik juga telah kita panggil untuk menghadap Senin depan, untuk diinterogasi dan diberikan pembinaan,”bebernya.
Sementara itu Kepala Kantor Lingkungan Hidup Tabanan, AA. Ngurah Raka Iswara saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihanya telah mengeluarkan kajian yang sebagian besar membuktikan bahwa proyek galian tersebut berdampak negative. “Lihat saja belum lama ini ada pekerja yang tertimbun karena tanah longsor, jelas sangat berbahaya kedepannya jika ini dibiarkan,”ucapnya.
Pihaknya telah membuat kajian terkait berbahayanya galian C tersebut. “Kajian kami kemudian ditindaklanjuti dengan instruksi pimpinan yang menyetop galian c tersebut,” terangnya.
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026