Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 16 Mei 2026
Bocah Angeline Diyakini Disembunyikan Penjaga Pura Batu Bolong
Hilang Misterius
Selasa, 9 Juni 2015,
22:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hampir sebulan sudah, Angeline (8), bocah SD yang hilang misterius pada 16 Mei 2015 lalu saat ia bermain di depan rumahnya, di Jalan Sedap Malam nomer 26, Denpasar, Bali.
Hilangnya Angeline mengundang perhatian dan keperihatinan sejumlah pihak. Bahkan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (menPANRB) Yuddy Chrisnandi dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yasonna Laoly datang ke Bali untuk melihat langsung rumah Angeline dan mendesak pihak kepolisian agar segera menemukan bocah yang masih duduk kelas 2 dibangku SD.
Belum ditemukannya Angeline, membuat pihak sekolah menempuh berbagai cara agar segera bisa menemukan Angeline. Hari ini, pihak guru SDN 12 Sanur Denpasar yang selama ini mengajar Angeline disekolah menggelar persembahyangan di Depan Pura Penyimpangan Batu Bolong tepat di depan rumah Angeline, Jalan Sedap Malam Nomer 26 Denpasar.
Wali Kelas II B, Putu Sri Wijayanti mengaku persembahyangan kali ini digelar atas petunjuk paranormal di Jalan Waturenggong, Denpasar. Persembahyangan ini dilakukan agar Angeline segera dikembalikan ke dunia nyata, karena diyakini Angeline disembunyikan 'penjaga' (wong samar) pura yang tidak jauh dari rumah Angeline.
"Berdasarkan petunjuk itu kita menghaturkan sesajen. Dalam persebahyangan ini kita menghaturkan sesaji seperti kopi pahit, ubi jalar rebus cacah dan sesajian lainnya," ujar Sri, Selasa 9 Juni 2015.
Boleh percaya boleh tidak, kata Sri, saat menggelar persembahyangan hari ini, Sri dan guru-guru lain serta orang tua teman Angeline juga mendengar teriakan suara teriakan Angeline.
"Ada suara Maaaaa. Teriakannya panjang, suaranya lembut, halus seperti suara Angeline," unkapnya. Sri dan pihak sekolah tempat Angeline menimba ilmu berharap Angeline segera dapat ditemukan. Pihak sekolah mengaku begitu rindu terhadap bocah yang telah diluluskan naik ke kelas 3 di SD.
"Harapannya, Angeline segera dapat ditemukan dan dapat kembali ke bangku sekolah," harapnya. Didepan rumah Angeline, petugas kepolisian dari Polda Bali terlihat memantau keadaan sekitar rumah Angeline yang belakangan selalu tertutup rapat itu.
Di pihak lain, aktivis Pelayanan Terpadu Pemberdayaann Perempuan dan Anak (P2TP2A) Denpasar Siti Sapurah mengakui ada hal mencurigakan di balik hilangnya Angeline.
"Saya masih telusuri, termasuk surat orang tua angkat yang terindikasi ada pemalsuan dokumen," tuturnya. Ia mengkritik pihak kepolisian yang mestinya bisa melakukan penyelidikan lebih maksimal dengan data-data dan bukti yang ditemukan di lapangan.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1396 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1061 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 904 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 805 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026