Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Hanura Tolak Usung Paket Boneka Dalam Pilkada Denpasar
Selasa, 11 Agustus 2015,
14:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua DPD Hanura Bali terpilih, Ir. Made Sudarta menyatakan menolak partai manapun yang ingin meminangnya untuk mengusung paket 'Boneka' (rekayasa) di Pilwali Denpasar.
Ketua Hanura Bali yang terpilih aklamasi menggantikan Ir. Gede Ngurah Wididana alias Pak Oles ini menyadari meskipun berada di gerbong KBM untuk tingkat Provinsi, namun untuk Pilwali Denpasar bisa saja mengusung kandidat lain jika masa pendaftaran calon kembali dibuka KPU.
Kandidat yang diusungnya, sambung Sudarta, bukanlah kandidat Boneka. Namun, calon yang benar-benar yang bisa mengalahkan calon incumbent IB Rai Mantra-Dharmanegara.
"Hanura posisinya di Provinsi masih menjadi pengusung KBM dari tahun 2013 lalu. Namun koalisi untuk di tingkat kabupaten bisa mencair, selama instruksi DPP belum ada akan mengikuti koridor yang berlaku di daerah," ujar Sudarta, Selasa 11 Agustus 2015.
Sampai saat ini, Kata Sudarta, Hanura Bali masih menunggu keputusan KPU soal penetapan calon. Karena mundurnya Suwandi dari Koalisi Bali Mandara (KBM) yang berpaket dengan Arjaya belum ditetapkan tidak memenuhi persyaratan calon.
Untuk itu, Hanura Bali akan berupaya mengajukan calon terbaiknya nanti, jika benar ditetapkan calon tunggal. Jadinya bukan kandidat Boneka yang akan diusung.
"Sesuai hati nurasi kalo kandidat Boneka tidak cocok dan tidak elok, artinya partai tidak berkembang karena sudah diketahui masyarakat kandidat ini boneka. Kita juga khawatir partai akan jadi partai boneka," tegas anggota DPRD Badung itu.
Meski diiming-imingngi sejumlah uang, namun Hanura tidak akan pernah setuju untuk membuat kandidat 'Boneka'. Jika partai lain mau mengajukan calon, kader Hanura harus bisa maju itu, namun bukanlah calon 'Boneka'.
"Jika jadi kandidat 'Boneka' maka Hanura akan menolak dengan tegas. Jika maju sebagai kandidat yang benar kita bisa tetap bersama KBM atau maju bersama partai lain untuk mengusung calon baru," ucapnya.
Hanura juga telah menjajaki apakah mau ke KBM atau bergabung membentuk koalisi lain di Pilwali Denpasar menyusul mundurnya kandidat Ketut Suwandi. Opsi lainnya, Hanura hanya mau secara kesatria mengusung calon seperti di Jembrana dan Karangasem dan Tabanan.
"Peluang itu ada dan kita bisa usung Kandidat baru di Denpasar. Gerindra bisa berkoalisi dengan Hanura bisa usung De Gajah dan Wakilnya dibesut dari kader Hanura seperti Ir. Wayan Adnyana," pungkasnya.[bbn/dws]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026