Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 10 Mei 2026
15 Tahun Jalan Benyah, Warga Nyambu Protes Pasang Spanduk
Minggu, 30 Agustus 2015,
22:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Kondisi jalan 'benyah latig' (rusak berat) di Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan tak kunjung mendapatkan perbaikan dari pemerintah daerah. Merasa dianaktirikan, warga setempat melakukan aksi protes dengan memasang beberapa spanduk dan menanam pohon pisang.
Hingga Minggu (30/8/2015) spanduk ukuran 3 meter X 2 meter masih terpasang di pertigaan Jalan Nyamu dan Desa Buit. Spanduk waran putih dengan tulisan merah itu berbunyi “APAGUNANYA KELUH KESAH ? , RAKYAT BIASA HIDUP SUSAH ! JANJI PEJABAT BIKIN RESAH!, JALAN RUSAK BIKIN MUAK! MAU MUNTAAAAAAH ……!
Sementara itu tiga sepanduk lainya yang dipasang Jumat (28/8) lalu sudah tidak terlihat lagi. Dua buah spanduk yang dipasang di pertigaan masuk desa Nyambu berbunyi “Kami Sudah bosan dibodohi” serta “Yan Sing Ngalih Suara Sing Mungkin Nyak Mai (kalau tidak mencari suara tidak mungkin mau kesini).
Tidak hanya itu dua spanduk lain juga dipasang di dekat lapangan volley kedua spanduk ini berbunyi berbunyi
“Nikmati Jalan Berlubang Walau Tak Senikmat Lubang Berjalan.”
Selain memasang spanduk warga juga menanam tiga buah pohon pisang di jalan.
Informasi menyebutkan aksi kekecewaan masyarakat Desa Nyambu tersebut dimotori oleh Kelihan Dinas setempat Wayan Eka Sridana, yang didasari kekecewaan masyarakat Nyambu karena selama 15 tahun jalan tidak mendapatkan sentuhan perbaikan.
Perbekel Desa Nyambu, Ida Bagus Putu Sunarbawa mengaku awalnya tidak tahu menahu akan pemasangan spanduk tersebut. Namun dirinya bersyukur karena aspirasi masyarakat telah bisa disambungkan oleh anggota DPRD Tabanan.
“Saya juga kaget, namun mungkin ini sebagai bentuk luapan kekecewaan warga kami, beruntung aspirasi warga kami cepat ditangkap, kedepan kami berharap tidak ada lagi protes seperti ini,” ucap adik kandung Mantan KASAU (Kepala Staf Angkatan Udara ) IB Putu Dunia ini.
Aksi protes masyarakat Desa Nyambu kemudian baru direspon oleh Ketua Tim Pemenangan Eka-Jaya, Kecamatan Kediri I Made Edy Wirawan, Sabtu (29/8).
Dalam pertemuan tersebut masyarakat yang diwaliki beberapa warga mengeluarkan unek-unek mereka mengenai jalan diwilayah tersebut yang rusak parah dan tidak kunjung mendapat perbaikan.
“Ini bentuk kekecewaan kami atas jalan kami yang tidak kunjung diperbaiki,” ucap Kelian dines banjar Nyambu, Wayan Eka Sridana. Mereka meminta pemerintah memperhatikan jalan diwilayah mereka, karena jalan di daerah lain sudah banyak yang diperbaiki.
“Kami merasa dianaktirikan, makanya kami melakukan protes, keiinginan kami jalan diwilayah kami segera di perbaiki,” tandasnya.
Atas aspirasi tersebut Edy mengatakan sebenarnya jalan itu rencannya mendapat perbaikan tahun 2015 ini. Namun entah kenapa anggaran yang sudah terpasang hilang kembali. Meski demikian Edy berjanji dan menggaransi perbaikan terhadap jalan tersebut akan dilakukan pada 2016.
“Saya menggaransi jalan ini akan dihotmik pada 2016, dan saya siap mengawalnya,” tegas Edy. Untuk itu Edy berharap masyarakat setempat bersabar, karena kata dia dana yang dibutuhkan untuk menghotmix jalan sepanjang itu mencapai 6 milyar.
“Sebagai wakil rakyat sudah menjadi kewajiban kami menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tandasnya. [nod]
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 930 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 772 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 586 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 549 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026