Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Lomba Tajen Tanpa Judi Digelar di Tabanan
Minggu, 4 Oktober 2015,
19:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Dilatarbelakangi kesulitan mendapatkan bantuan dana dari pemerintah untuk pengembangan ayam aduan, ratusan peternak ayam aduan menggelar lomba tajen tanpa judi.
Lomba yang disebut “cock fighting derby continental” ini sudah pernah digelar sebelumnya di Gianyar, Denpasar, Kelungkung. Lomba yang ke-12 kalinya digelar di Desa Biaung, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Minggu (4/10/2015).
Agus Andika, panitia pelaksanaan lomba tajen tanpa judi menjelaskan, kegiatan itu sifatnya menghidupkan kembali budaya dan tradisi “mebombong”. Karena budaya tersebut sudah semakin pudar dengan adanya tajen yang dibarengi judi.
“Salah satu tujuan kegiatan ini adalah kita ingin mengangkat kembali tradisi mebombong,” terangnnya.
Dalam tadisi mebombong itu bisa dijadikan ajang tukar pikiran atara sesama peternak atau pemilik ayam. Tanpa diisi dengan judi. Ia menegaskan perbedaan membombong dengan tajen judi adalah mebombong tidaka ada taruhanya.
“Kalau judi tajen ada taruhan uang,” tegasnya.
Ditambahkanya, yang juga mendasari digelarnya kegiatan ini adalah susahnya peternak ayam aduan mendapatkan bantuan dari pemerintah.
“Selama ini proposal peternak ayam aduan yang diserahkan ke pemerintah selalu ditolak,” tandasnya.
Ia menduga karena peternak ayam aduan diindikasikan akan dijadikan tajen judi.
“Jadi untuk menghidupkan peternakan ayam aduan, kita gelar acara seperti ini,” tandasnya.
Untuk izin kegiatan juga awalnya sedikit sulit didapat. Setelah dijelaskan kepada aparat keamanan, bahwa mebombong yang digelar tidak diisi judi, maka pihaknya pun diizinkan menggelar kegiatan itu.
Untuk pemenang lomba, dikatakanya akan ditentukan melalui media sosial facebook. “Kita akan unggah video mebombong ini ke media sosial facebook. Video yang paling banyak mendapatkan likes akan menjadi pemenangnya,” terangnya.
Ada dua katagori ayam membombong yang dilombakan pertama berat ayam 2,6 dan diatas 2,6 kg.
“Kedua katagori ini akan kami unggah ke media sosial masing-masing selam satu minggu. Mana yang mendapatkan likes paling banyak itulah yang menjadi juara,” pungkasnya. [bbn/nod]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5952 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2294 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2229 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026