Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Pakai Narkoba, Dua Sejoli di Tabanan Batal Nikah
Senin, 19 Oktober 2015,
21:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Dua pasangan kekasih yakni WS (33) asal Yeh Ganga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan dan LA (22) asal Banjar Bebali Kelod, Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg, digelandang polisi dalam kasus narkoba. Selain positif menggunakan narkoba, dari tangan tersangka WS polisi juga berhasil menyita sembilan paket sabu dan pipa kaca yang berisi sabu-sabu dengan berat total 3,89 gram bruto atau 2,1 gram netto.
Kapolres Tabanan AKBP Putu Putera Sadana, Senin (19/10/2015) menjelaskan pengungkapan kasus narkoba dengan dua tersangka WS dan LS ini berawal dari informasi yang menyebutkan ada warga Yeh Gangga mengamuk di rumahnya. Pihaknya kemudian mengamankan WS yang mengamuk seperti orang sakau. Karena menderita luka di bagian kakinya, WS kemudian diantar berobaat di rumah sakit oleh anggota.
“Kami curiga karena gelagat WS seakan-akan takut melihat polisi. Dari kecurigaan itulah akhirnya anggota memeriksa urin WS di Polsek Kota Tabanan,” jelas AKBP Putera Sadana.
Hasilnya ternyata WS positif nakoba. Atas hasil itulah, LS yang mengantar WS juga diperiksa urinenya.
“Ternyata LS juga positif narkoba,” tandasnya.
Dari situlah kemudian kasus ini terus dikembangkan. WS digelandang ke rumahnya di Yeh Gangga. Di dalam rumah WS anggotanya memeriksa seluruh kamar WS dan ditemukan satu buah timbangan digital, satu bendel plastik klip, kalender bali berisi tulisan, dua buah hand phone.
Tidak puas dengan barang bukti tersebut, WS terus didesak dan akhirnya mengaku kalau menaruh barang haram itu di dekat kandang babi milik orang tua WS. Setelah digeledah, ternyata barang haram itu ditemukan terbungkus dengan kulit rokok Djisamsoe yang ditimbun menggunakan sampah dedaunan. Didalam bungusan itu tedapat sembilan paket dan satu pipa kaca yang berisi sabu-sabu dengan berat total 3,89 gram bruto atau 2,1 gram netto.
“Untuk sementara tersangka mengaku pemakai. Terkait keterlibatanya sebagai pengedar masih kami dalami dan kembangkan,” tandas perwira asal Gulingan, Mengwi, Kabupaten Badung ini.
Keduanya diancam melanggar pasal 112 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan acaman penjara minimal 4 tahun maksimal 12 tahun. Denda minimal Rp 800 juta maksimal Rp 8 Milyar.
Sementara itu WS yang bersatus duda anak satu ini mengakui kalau ia memakai narkoba sejak satu tahun lalu. Ia membatah dikatakan pengedar namun mengakui kalau ia sebagai perantara semata.
“Untuk jasa perantara saya dikasi komisi Rp 100 ribu,” jelasnya.
Sedangkan satu paket dijualnya rata-rata Rp 500 ribu. LA sendiri mengaku kalau WS adalah pacarnya dan sama-sama pemakai narkoba. “Kami pacaran, bulan depan rencananya menikah,” jelas perempuan berkulit putih itu dengan polosnya.
Ia pun pasrah, rencana membangun biduk rumah tangga dengan WS akhirnya berantakan gara-gara mengkonsumsi narkoba dan ditangkap polisi. [bbn/nod]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026