Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Persaingan Dunia Kerja Semakin Ketat, Bali Perlu SDM Siap Saing
Senin, 16 November 2015,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Persaingan dunia kerja semakin ketat ke depannya. Karena itu diperlukan sumber daya manusia yang tangguh dan siap menghadapi kompetisi di era globalisasi.
"Karena itulah kami berupaya mencetak tenaga-tenaga terampil yang diperlukan pangsa pasar, sehingga bisa bersaing dalam mencari pekerjaan. Tanpa diimbangi SDM yang andal dan tangguh maka kita akan kalah bersaing dalam dunia kerja pada era globalisasi," kata Direktur Alfa Prima Denpasar, Made Artana S.Kom, pada acara Wisuda XI Alfa Prima di Nusa Dua, Bali, Sabtu (14/11/2015).
Ia mengatakan ke depan dalam era globalisasi dan pasar bebas, maka yang diperlukan adalah sumber daya manusia yang andal dan menyiapkan tenaga sesuai kebutuhan pasar kerja.
"Semua itu kami sudah siapkan untuk mendidik para mahasiswa yang mau maju dan profesional di bidangnya masing-masing. Di kampus kami ada tujuh jurusan, antara lain Manajemen Informatika dan Komputer, Manajemen Administrasi Rumah Sakit dan Manajemen Administrasi Bisnis," ujarnya.
Made Artana menjelaskan sejak berdiri kampus Alfa Prima tahun 2003 sudah mencetak alumni sebanyak 1.490 orang dari berbagai jurusan. Setiap tahun akademik jumlah mahasiswa semakin meningkat.
"Itu artinya minat pelajar untuk meningkatkan pendidikan ke jenjang pendidikan lebih tinggi semakin baik. Terlebih pilihan mereka untuk kuliah di Alfa Prima," ucapnya.
Dengan demikian, kata dia, kampus yang berlokasi strategis di Jalan Hayam Wuruk Denpasar dengan tenaga dosen yang andal, maka semua lulusan sudah bekerja di berbagai bidang sesuai dengan profesinya.
"Kami telah menyiapkan tenaga yang siap bersaing di dunia pasar tenaga kerja. Oleh karena itu kami harapkan para alumni membawa nama baik almamater di masyarakat," katanya.
Dikatakan, dalam era globalisasi yang dikenal dengan liberalisasi ekonomi atau perdagangan bebas khususnya bidang jasa tenaga kerja, tenaga kerja Indonesia dituntut harus mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain.
"Kata kunci dari efisiensi, adalah penggunaan teknologi yang tepat dan dikuasai oleh SDM yang ada. Oleh karena itu dalam perdagangan bebas pembangunan SDM menjadi sangat penting, terutama SDM sebagai pelaku pembangunan atau tenaga kerja," ucap Made Artana.
Untuk itu, kata dia, dalam menghadapi globalisasi di bidang jasa tenaga kerja, bagaimana meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia guna mendukung suksesnya pembangunan nasional.
"Oleh karena itu merupakan pokok permasalahan yang perlu dirumuskan kebijaksanaan, strategi, dan upaya solusi menyiapkan tenaga andal," katanya.[bbn/rls]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026