Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Persaingan Dunia Kerja Semakin Ketat, Bali Perlu SDM Siap Saing
Senin, 16 November 2015,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Persaingan dunia kerja semakin ketat ke depannya. Karena itu diperlukan sumber daya manusia yang tangguh dan siap menghadapi kompetisi di era globalisasi.
"Karena itulah kami berupaya mencetak tenaga-tenaga terampil yang diperlukan pangsa pasar, sehingga bisa bersaing dalam mencari pekerjaan. Tanpa diimbangi SDM yang andal dan tangguh maka kita akan kalah bersaing dalam dunia kerja pada era globalisasi," kata Direktur Alfa Prima Denpasar, Made Artana S.Kom, pada acara Wisuda XI Alfa Prima di Nusa Dua, Bali, Sabtu (14/11/2015).
Ia mengatakan ke depan dalam era globalisasi dan pasar bebas, maka yang diperlukan adalah sumber daya manusia yang andal dan menyiapkan tenaga sesuai kebutuhan pasar kerja.
"Semua itu kami sudah siapkan untuk mendidik para mahasiswa yang mau maju dan profesional di bidangnya masing-masing. Di kampus kami ada tujuh jurusan, antara lain Manajemen Informatika dan Komputer, Manajemen Administrasi Rumah Sakit dan Manajemen Administrasi Bisnis," ujarnya.
Made Artana menjelaskan sejak berdiri kampus Alfa Prima tahun 2003 sudah mencetak alumni sebanyak 1.490 orang dari berbagai jurusan. Setiap tahun akademik jumlah mahasiswa semakin meningkat.
"Itu artinya minat pelajar untuk meningkatkan pendidikan ke jenjang pendidikan lebih tinggi semakin baik. Terlebih pilihan mereka untuk kuliah di Alfa Prima," ucapnya.
Dengan demikian, kata dia, kampus yang berlokasi strategis di Jalan Hayam Wuruk Denpasar dengan tenaga dosen yang andal, maka semua lulusan sudah bekerja di berbagai bidang sesuai dengan profesinya.
"Kami telah menyiapkan tenaga yang siap bersaing di dunia pasar tenaga kerja. Oleh karena itu kami harapkan para alumni membawa nama baik almamater di masyarakat," katanya.
Dikatakan, dalam era globalisasi yang dikenal dengan liberalisasi ekonomi atau perdagangan bebas khususnya bidang jasa tenaga kerja, tenaga kerja Indonesia dituntut harus mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain.
"Kata kunci dari efisiensi, adalah penggunaan teknologi yang tepat dan dikuasai oleh SDM yang ada. Oleh karena itu dalam perdagangan bebas pembangunan SDM menjadi sangat penting, terutama SDM sebagai pelaku pembangunan atau tenaga kerja," ucap Made Artana.
Untuk itu, kata dia, dalam menghadapi globalisasi di bidang jasa tenaga kerja, bagaimana meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia guna mendukung suksesnya pembangunan nasional.
"Oleh karena itu merupakan pokok permasalahan yang perlu dirumuskan kebijaksanaan, strategi, dan upaya solusi menyiapkan tenaga andal," katanya.[bbn/rls]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2817 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2036 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026