Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 8 Mei 2026
Persaingan Dunia Kerja Semakin Ketat, Bali Perlu SDM Siap Saing
Senin, 16 November 2015,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Persaingan dunia kerja semakin ketat ke depannya. Karena itu diperlukan sumber daya manusia yang tangguh dan siap menghadapi kompetisi di era globalisasi.
"Karena itulah kami berupaya mencetak tenaga-tenaga terampil yang diperlukan pangsa pasar, sehingga bisa bersaing dalam mencari pekerjaan. Tanpa diimbangi SDM yang andal dan tangguh maka kita akan kalah bersaing dalam dunia kerja pada era globalisasi," kata Direktur Alfa Prima Denpasar, Made Artana S.Kom, pada acara Wisuda XI Alfa Prima di Nusa Dua, Bali, Sabtu (14/11/2015).
Ia mengatakan ke depan dalam era globalisasi dan pasar bebas, maka yang diperlukan adalah sumber daya manusia yang andal dan menyiapkan tenaga sesuai kebutuhan pasar kerja.
"Semua itu kami sudah siapkan untuk mendidik para mahasiswa yang mau maju dan profesional di bidangnya masing-masing. Di kampus kami ada tujuh jurusan, antara lain Manajemen Informatika dan Komputer, Manajemen Administrasi Rumah Sakit dan Manajemen Administrasi Bisnis," ujarnya.
Made Artana menjelaskan sejak berdiri kampus Alfa Prima tahun 2003 sudah mencetak alumni sebanyak 1.490 orang dari berbagai jurusan. Setiap tahun akademik jumlah mahasiswa semakin meningkat.
"Itu artinya minat pelajar untuk meningkatkan pendidikan ke jenjang pendidikan lebih tinggi semakin baik. Terlebih pilihan mereka untuk kuliah di Alfa Prima," ucapnya.
Dengan demikian, kata dia, kampus yang berlokasi strategis di Jalan Hayam Wuruk Denpasar dengan tenaga dosen yang andal, maka semua lulusan sudah bekerja di berbagai bidang sesuai dengan profesinya.
"Kami telah menyiapkan tenaga yang siap bersaing di dunia pasar tenaga kerja. Oleh karena itu kami harapkan para alumni membawa nama baik almamater di masyarakat," katanya.
Dikatakan, dalam era globalisasi yang dikenal dengan liberalisasi ekonomi atau perdagangan bebas khususnya bidang jasa tenaga kerja, tenaga kerja Indonesia dituntut harus mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain.
"Kata kunci dari efisiensi, adalah penggunaan teknologi yang tepat dan dikuasai oleh SDM yang ada. Oleh karena itu dalam perdagangan bebas pembangunan SDM menjadi sangat penting, terutama SDM sebagai pelaku pembangunan atau tenaga kerja," ucap Made Artana.
Untuk itu, kata dia, dalam menghadapi globalisasi di bidang jasa tenaga kerja, bagaimana meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia guna mendukung suksesnya pembangunan nasional.
"Oleh karena itu merupakan pokok permasalahan yang perlu dirumuskan kebijaksanaan, strategi, dan upaya solusi menyiapkan tenaga andal," katanya.[bbn/rls]
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 738 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 671 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 490 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 472 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026