Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Pelindo Timbun Hutan Mangrove Benoa Secara Ilegal
Sabtu, 14 November 2015,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kalangan mahasiswa mengeluhkan terjadinya penimbunan ilegal kawasan hutan mangrove, atau beralih kepemilikan. Mereka juga memprotes ada BUMN yang melakukan aktivitas tanpa melewati prosedur dan terkesan sembunyi-sembunyi.
Koordinator aksi One Student One Tree Warmadewa, I kadek Robby Astina Putra Para mengaku pihaknya juga menyoroti aktivitas perluasan kawasan di Teluk Benoa oleh Pelindo dengan cara menimbun atau menguruk kawasan, yang ditengarai belum memiliki AMDAL.
"Pelanggaran-pelanggaran semacam itu telah terjadi bertahun-tahun, namun belum ada tindakan tegas dari pemerintah ataupun petugas terkait," ucapnya, Sabtu (15/11/2015).
Para mahasiswa juga mendesak negara turun dalam mengatasi berbagai pelanggaran yang terjadi di kawasan Teluk Benoa seperti pencaplokan hutan magrove baik individu, masyarakat atau industri, agar tidak semakin parah.
Untuk memperbaiki kawasan hutan mangrove di Teluk Benoa yang semakin tergerus, sekitar 1500 mahasiswa Universitas Warmadewa Denpasar akhirnya melakukan penghijauan dengan menanam pohon mangrove di sekitar Teluk Benoa Bali.
"Kegiatan yang melibatkan mahasiswa Fakultas Ekonomi ini dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian atas lingkungan di sekitar Teluk Benoa saat ini," jelasnya.
Pasalnya, sejak tahun 1996, para mahasiswa telah memiliki tradisi menanam mangrove untuk menjaga kelestarian lingkungan di Teluk Benoa.
"Sudah bertahun-tahun, kami menanam mangrove di Denpasar dengan program one student one tree, kegiatan ini bagian dari program kami," tuturnya.
Terkait soal kondisi Teluk Benoa saat ini, termasuk adanya pro kontra terkait rencana Reklamasi Teluk Benoa, para mahasiswa tidak mau terjebak atau masuk dalam perdebatan pro kontra.
"Kami hanya ingin berbuat nyata untuk membantu menyelamatkan lingkungan di Teluk Benoa," tegasnya.
Para mahasiswa berharap, negara bisa hadir dalam membantu menyelesaikan perdebatan panjang itu agar masyarakat Bali, tidak semakin terbelah dan terhambat pembangunannya.[bbn/dws]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2512 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026