Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pelindo Timbun Hutan Mangrove Benoa Secara Ilegal
Sabtu, 14 November 2015,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kalangan mahasiswa mengeluhkan terjadinya penimbunan ilegal kawasan hutan mangrove, atau beralih kepemilikan. Mereka juga memprotes ada BUMN yang melakukan aktivitas tanpa melewati prosedur dan terkesan sembunyi-sembunyi.
Koordinator aksi One Student One Tree Warmadewa, I kadek Robby Astina Putra Para mengaku pihaknya juga menyoroti aktivitas perluasan kawasan di Teluk Benoa oleh Pelindo dengan cara menimbun atau menguruk kawasan, yang ditengarai belum memiliki AMDAL.
"Pelanggaran-pelanggaran semacam itu telah terjadi bertahun-tahun, namun belum ada tindakan tegas dari pemerintah ataupun petugas terkait," ucapnya, Sabtu (15/11/2015).
Para mahasiswa juga mendesak negara turun dalam mengatasi berbagai pelanggaran yang terjadi di kawasan Teluk Benoa seperti pencaplokan hutan magrove baik individu, masyarakat atau industri, agar tidak semakin parah.
Untuk memperbaiki kawasan hutan mangrove di Teluk Benoa yang semakin tergerus, sekitar 1500 mahasiswa Universitas Warmadewa Denpasar akhirnya melakukan penghijauan dengan menanam pohon mangrove di sekitar Teluk Benoa Bali.
"Kegiatan yang melibatkan mahasiswa Fakultas Ekonomi ini dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian atas lingkungan di sekitar Teluk Benoa saat ini," jelasnya.
Pasalnya, sejak tahun 1996, para mahasiswa telah memiliki tradisi menanam mangrove untuk menjaga kelestarian lingkungan di Teluk Benoa.
"Sudah bertahun-tahun, kami menanam mangrove di Denpasar dengan program one student one tree, kegiatan ini bagian dari program kami," tuturnya.
Terkait soal kondisi Teluk Benoa saat ini, termasuk adanya pro kontra terkait rencana Reklamasi Teluk Benoa, para mahasiswa tidak mau terjebak atau masuk dalam perdebatan pro kontra.
"Kami hanya ingin berbuat nyata untuk membantu menyelamatkan lingkungan di Teluk Benoa," tegasnya.
Para mahasiswa berharap, negara bisa hadir dalam membantu menyelesaikan perdebatan panjang itu agar masyarakat Bali, tidak semakin terbelah dan terhambat pembangunannya.[bbn/dws]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026