Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Megawati : Reklamasi Harus Hati-Hati, Perhatikan Dampak Lingkungan
Minggu, 22 November 2015,
18:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Sukarnoputri mengatakan, rencana reklamasi di Teluk Benoa, Badung, Bali, harus dipertimbangkan dengan sangat matang, hati-hati, dan memperhatikan analisa dampak lingkungan.
"Reklamasi ada hubungan dengan lingkungan hidup, sejak awal saya katakan. Sebagai ketua umum (PDIP) saya katakan, jika melakukan reklamasi yang harus diperhatikan adalah lingkungan, teknisnya Amdal (analisis dampak lingkungan),"ujar Megawati, di Kantor DPD PDIP Bali, Minggu (22/11/2015).
Tak melulu soal Amdal, rencana reklamasi, kata Megawati, juga harus memperhatikan spesifikasi perubahan yang akan terjadi di lokasi reklamasi.
"Misalnya mau merubah cagar alam hutan menjadi tambang misalnya, spesifikasi flora dan fauna harus dijaga, diperhatikan. Jika di laut (reklamasi), maka kita harus memperhatikan pergeseran air laut, akan membawa pengaruh terhadap terumbu karang dan kehidupan di laut lainnya,"ujar Megawati.
Meski meminta agar rencana reklamasi di Teluk Benoa dikaji secara mendalam, namun Megawati menyatakan tidak sepenuhnya menolak ide tentang reklamasi.
"Tapi jangan nanti ditulis Ibu Mega tidak setuju reklmasi, tidak seperti begitu saya katakan. Jika reklamasi memenuhi syarat lingkungan, maka sebenarnya sifatnya ekonomi sosial, akan menjadi nilai tambah bagi warga Bali, di tempat lain seperti itu. Tapi kembali saya tekankan, masalah perubahan lingkungan harus hati-hati,"ujarnya.
Megawati mencontohkan perubahan lingkungan kurang baik yang terjadi di Karawang dan Bekasi, dari daerah lumbung beras berubah menjadi perkotaan.
"Lumbung beras sekarang berubah menjadi perkotaan, perubahan itu tidak dilakukan dengan baik. Sekarang ini yang juga tidak diperhatikan adalah tata ruang, itu juga berdampak pada masalah lingkungan dan sebagainya,"pungkasnya.[bbn/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026