Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Megawati : Reklamasi Harus Hati-Hati, Perhatikan Dampak Lingkungan

Minggu, 22 November 2015, 18:50 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Sukarnoputri mengatakan, rencana reklamasi di Teluk Benoa, Badung, Bali, harus dipertimbangkan dengan sangat matang, hati-hati, dan memperhatikan analisa dampak lingkungan.
 
"Reklamasi ada hubungan dengan lingkungan hidup, sejak awal saya katakan.  Sebagai ketua umum (PDIP) saya katakan, jika melakukan reklamasi yang harus diperhatikan adalah lingkungan, teknisnya Amdal (analisis dampak lingkungan),"ujar Megawati, di Kantor DPD PDIP Bali, Minggu (22/11/2015).
 
Tak melulu soal Amdal, rencana reklamasi, kata Megawati, juga harus memperhatikan spesifikasi perubahan yang akan terjadi di lokasi reklamasi.
 
"Misalnya mau merubah cagar alam hutan menjadi tambang misalnya, spesifikasi flora dan fauna harus dijaga, diperhatikan. Jika di laut (reklamasi), maka  kita harus memperhatikan pergeseran air laut, akan membawa pengaruh terhadap terumbu karang dan kehidupan di laut lainnya,"ujar Megawati.
 
 
Meski meminta agar rencana reklamasi di Teluk Benoa dikaji secara mendalam, namun Megawati menyatakan tidak sepenuhnya menolak ide tentang reklamasi.
 
"Tapi jangan nanti ditulis Ibu Mega tidak setuju reklmasi, tidak seperti begitu saya katakan. Jika reklamasi memenuhi syarat lingkungan, maka sebenarnya sifatnya ekonomi sosial, akan menjadi nilai tambah bagi warga Bali, di tempat lain seperti itu. Tapi kembali saya tekankan, masalah perubahan lingkungan harus hati-hati,"ujarnya.
 
Megawati mencontohkan perubahan lingkungan kurang baik yang terjadi di Karawang dan Bekasi, dari daerah lumbung beras berubah menjadi perkotaan.
 
"Lumbung beras sekarang berubah menjadi perkotaan, perubahan itu tidak dilakukan dengan baik. Sekarang ini yang juga tidak diperhatikan adalah tata ruang, itu juga berdampak pada masalah lingkungan dan sebagainya,"pungkasnya.[bbn/psk] 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami