Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




53 Persen Jalan di Tabanan dalam Kondisi Memprihatinkan

Kamis, 3 Desember 2015, 17:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/file/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Beritabali.com, Tabanan. Persoalan infrastruktur, khususnya jalan, masih menjadi pekerjaan rumah Pemkab Tabanan pada 2016 mendatang. Sebab, sampai saat ini Pemkab Tabanan masih terkendala dengan keterbatasan finasial.
 
Dari 860,94 kilometer jalan yang ada di Kabupaten Tabanan, hanya 34,67 persen atau 298,457 kilometer dalam kondisi mantap. Selebihnya, 53,74 persen dalam kondisi memprihatinkan.
 
Hal itu terungkap pada Kamis (3/12/2015) saat Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada menerima kunjungan kerja Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
 
Penjabat Bupati Sugiada menyebutkan, beberapa permasalahan jalan yang dimohonkan antara lain jalan strategis pelintasan umum dan jalan pariwisata yang telah didukung dokumen perencanaan atau DED.
 
Kemudian, peningkatan status beberapa ruas jalan kabupaten menjadi jalan provinsi yang merupakan jaringan strategis, pariwisata, dan menuju monumen pahlawan.
 
 
“Penanganan SPAM Metaum di Desa Tua, Kecamatan Marga, Bendungan Lambuk di Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, dan Sunset Road Tanah Lot-Soka,” ungkap Penjabat Bupati Sugiada.
 
Terkait itu, Gubernur Pastika memastikan bahwa Pemprov Bali akan ikut serta membantu Pemkab Tabanan menangani persoalan jalan rusak tersebut. Karena pada APBD Provinsi Bali 2016 pihaknya telah mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk Kabupaten Tabanan. “Uangnya sudah ada. Nilainya besar itu. Bukan ratusan juta. Tapi milyaran,” kata Pastika.
 
Karena anggaran itu sudah pasti, dia menyarankan kepada Pemkab Tabanan untuk segera melakukan tender melalui ULP. “Kalau boleh segera ditender. Sehingga awal tahun sudah bisa kerja. Terutama kalau BKK sudah masuk APBD kabupaten,” tegasnya.
 
Selain memastikan soal BKK bagi Kabupaten Tabanan, Gubernur Pastika juga meminta Pemkab Tabanan untuk meningkatkan koordinasi dengan Pemprov Bali. Sebab, pembangunan di Kabupaten Tabanan juga merupakan tanggung jawab gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah.[bbn/rls]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami