Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sulinggih dan Pemangku Rekomendasikan Teluk Benoa sebagai Kawasan Suci
Sabtu, 19 Desember 2015,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Status Teluk Benoa yang menjadi perhatian dan sorotan umat Hindu, paska ‘’gagal’’-nya Pasamuhan Sabha Pandita PHDI Pusat Oktober lalu, memutuskan status kawasan tersebut, Kamis (17/12/2015). Kawasan ini direkomendasikan sebagai Kawasan Suci oleh puluhan Sulinggih dan Pemangku yang hadir dalam FGD (Focus Group Discussion) di gedung PHDI Jl. Ratna Denpasar.
FGD digelar oleh ‘’Love Bali Forum’’ bersama Yayasan Crada, Forum Studi Majapahit, Paras Paros, Paiketan Puri-puri se-Bali, Tri Murti Internasional, Bali Tourism Board, Konsorsium Riset Pariwisata.
Diantara Sulinggih yang hadir adalah, Ida Rsi Agnijaya Mukti dari Griya Sampalan Klungkung, Ida Mpu Siwa Budha Daksa Darmita dari Griya Sukawati, Ida Rsi Hari Anom Palguna dari Griya Tegalcangkring Jembrana, dan lain-lain. Tokoh masyarakat peduli Hindu yang hadir, Made Suryawan (Paras Paros), Nyoman Mertha (Yayasan Srada), Prof. Dr. Ketut Rahyuda, Agung Sujana (Love Bali Forum), dan lainnya. Hadir juga Ketua Sabha Walaka PHDI Pusat Putu Wirata Dwikora, Ketua PHDI Bali Prof IGN Sudiana, dan lain-lain.
Rekomendasi tertulis FGD Sulinggih dan Pemangku dideklarasikan setelah mendengar paparan 4 narasumber, yakni Ida Bhagawan dari Griya Kawista Denpasar, Prof. Suryadharma, Dr. Sugi B Lanus, dan Made Iwan Dewantama. Ketua Panitia yang sekaligus moderator FGD tersebut menegaskan, LBF menyelenggarakan diskusi tersebut buat ikut serta berpartisipasi agar status Teluk Benoa sebagai Kawasan Suci bisa lebih cepat diputuskan oleh Sabha Pandita PHDI.
Putu Wirata Dwikora, Ketua Sabha Walaka PHDI yang hadir dalam FGD tersebut menyambut baik dan berterimakasih pada inisiatif elemen masyarakat dan umat Hindu, yang sedemikian peduli menjaga kelestarian alam dan kawasan suci di Bali. Putu juga menegaskan, FGD itu akan membantu Sabha Walaka PHDI Pusat untuk mendorong Sabha Pandita maupun khususnya ‘’Tim Sembilan Sulinggih’’ untuk memutuskan status Teluk Benoa, setelah Keputusan Pasamuhan Sabha Walaka menyatakan Teluk Benoa sebagai Kawasan Suci.[bbn/rls]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026