Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Sulinggih dan Pemangku Rekomendasikan Teluk Benoa sebagai Kawasan Suci
Sabtu, 19 Desember 2015,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Status Teluk Benoa yang menjadi perhatian dan sorotan umat Hindu, paska ‘’gagal’’-nya Pasamuhan Sabha Pandita PHDI Pusat Oktober lalu, memutuskan status kawasan tersebut, Kamis (17/12/2015). Kawasan ini direkomendasikan sebagai Kawasan Suci oleh puluhan Sulinggih dan Pemangku yang hadir dalam FGD (Focus Group Discussion) di gedung PHDI Jl. Ratna Denpasar.
FGD digelar oleh ‘’Love Bali Forum’’ bersama Yayasan Crada, Forum Studi Majapahit, Paras Paros, Paiketan Puri-puri se-Bali, Tri Murti Internasional, Bali Tourism Board, Konsorsium Riset Pariwisata.
Diantara Sulinggih yang hadir adalah, Ida Rsi Agnijaya Mukti dari Griya Sampalan Klungkung, Ida Mpu Siwa Budha Daksa Darmita dari Griya Sukawati, Ida Rsi Hari Anom Palguna dari Griya Tegalcangkring Jembrana, dan lain-lain. Tokoh masyarakat peduli Hindu yang hadir, Made Suryawan (Paras Paros), Nyoman Mertha (Yayasan Srada), Prof. Dr. Ketut Rahyuda, Agung Sujana (Love Bali Forum), dan lainnya. Hadir juga Ketua Sabha Walaka PHDI Pusat Putu Wirata Dwikora, Ketua PHDI Bali Prof IGN Sudiana, dan lain-lain.
Rekomendasi tertulis FGD Sulinggih dan Pemangku dideklarasikan setelah mendengar paparan 4 narasumber, yakni Ida Bhagawan dari Griya Kawista Denpasar, Prof. Suryadharma, Dr. Sugi B Lanus, dan Made Iwan Dewantama. Ketua Panitia yang sekaligus moderator FGD tersebut menegaskan, LBF menyelenggarakan diskusi tersebut buat ikut serta berpartisipasi agar status Teluk Benoa sebagai Kawasan Suci bisa lebih cepat diputuskan oleh Sabha Pandita PHDI.
Putu Wirata Dwikora, Ketua Sabha Walaka PHDI yang hadir dalam FGD tersebut menyambut baik dan berterimakasih pada inisiatif elemen masyarakat dan umat Hindu, yang sedemikian peduli menjaga kelestarian alam dan kawasan suci di Bali. Putu juga menegaskan, FGD itu akan membantu Sabha Walaka PHDI Pusat untuk mendorong Sabha Pandita maupun khususnya ‘’Tim Sembilan Sulinggih’’ untuk memutuskan status Teluk Benoa, setelah Keputusan Pasamuhan Sabha Walaka menyatakan Teluk Benoa sebagai Kawasan Suci.[bbn/rls]
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026