Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 13 September 2026
Gubernur Bali Usul LP Kerobokan Pindah Ke Sekitar TPA Suwung
Melebihi Kapasitas dan Sering Rusuh
Selasa, 29 Desember 2015,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Daya tampung dari Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan yang sudah melebihi kapasitas mengundang keprihatinan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Lembaga Permasyarakatan yang memiliki daya tampung 300 orang ini, kini dihuni oleh sekitar 1.000 warga binaan. Pastika mengusulkan untuk merelokasi LP Kerobokan ke lokasi TPA Suwung.
Demikian terungkap saat Gubernur Pastika menerima audensi dari Dirjen Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Kemenkumham) I Wayan Kusmiantha Dusak di ruang kerjanya Senin (28/12/2015).
Pastika juga memaparkankan kondisi dari LP Kerobokan yang sudah sangat sesak dihuni pula oleh warga binaan wanita, anak anak, tahanan dan bahkan juga dari manca negara. Hal ini membuat kondisi dari LP Kerobokan menjadi pusat perhatian pemberitaan tidak saja di tingkat nasional tetapi juga menjadi pemberitaan di tingkat Interrnasional.
“Aspek volume kapasitas LP Kerobokan, lokasi LP serta penghuni lapas yang juga diisi oleh napi mancanegara membuat relokasi LP ini mendesak dilakukan, “ imbuhnya.
Pastika yang dalam audensi tersebut didampingi Kepala Bapeda Provinsi Bali, Putu Astawa, serta Inspektur Provinsi Bali, Ketut Teneng, Pastika juga menyampaikan bahwa lokasi daerah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung merupakan lokasi yang pas untuk relokasi lembaga pemasyarakatan tersebut. Selain tanahnya yang luas lokasi Suwung juga jauh dari pemukiman penduduk ( terisolir).
Ia mengurai di daerah TPA Suwung terdapat lahan seluas 30 hektar yang merupakan milik dari Kementrian Kehutanan yang dipinjamkan kepada Provinsi Bali untuk TPA, namun dari lahan tersebut masih terdapat sisa yang memungkinkan digunakan untuk membangun LP yang baru.
PAstika meminta agar pembangunan LP nantinya memiliki kapasitas yang lebih besar setidaknya dapat menampung sekitar 1.500-2.000 warga binaan serta dilengkapi dengan peralatan modern untuk pengamanannya.
“Tidak ada cerita kedepan kejahatan akan berkurang, untuk itu pembangunan LP yang baru harus memiliki daya tampung lebih besar, “ tegasnya.
Untuk itu ia meminta pada pihak Kementerian untuk segera menyiapkan prototype serta anggaran yang diperlukan untuk pembangunan LP baru tersebut sehingga rencana pembangunan bisa secepatnya dibicarakan di tingkat legislatif. Ia berharap persoalan yang dihadapi LP Kerobokan saat ini akan cepat bisa tersolusikan sehingga fungsi lapas akan dapat berjalan dengan semestinya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kusmiantha bahwasannya relokasi dari LP Kerobokan sudah menjadi wacana dari pihak Kemenkumham mengingat daya tampung yang sudah melewati kapasitas yang menyebabkan pergesekan antara penghuni LP rawan terjadi dan menyebabkan terganggunya keamanan. Untuk itu pihaknya tengah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai proses pemindahan LP termasuk didalamnya menyiapkan prototype dan sistem penganggaran dari pembangunan LP tersebut.
Ia pun menyambut baik saran dari Gubernur Bali untuk merelokasi LP Kerobokan ke TPA Suwung apalagi jika tanah untuk pembangunan telah tersedia. Untuk itu pihaknya akan segera menindaklanjuti rencana tersebut dan akan segera melaporkan perkembangan selanjutnya kepada Gubernur Bali.[bbn/hms]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3353 Kali
02
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1046 Kali
04
05
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 796 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026