Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kisah Penculikan Gubernur Bali, Sutedja, 1966 (3) : Hilang Diculik Saat Presiden Soekarno Jadi Tahanan Rumah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pukul 22.30 WIB, 29 Juli 1966, kecurigaan pihak keluarga mulai muncul. Tepat pukul 23.00 WIB, AA Istri Ngurah Sunitri dan Drs M.A.E Sutedja (staf kementerian pertanian) membuat laporan tertulis untuk disampaikan ke sejumlah pihak terkait, sehubungan dengan hilangnya Gubernur Bali AA Bagus Sutedja.
Pihak keluarga langsung menduga Gubernur Bali Sutedja memang diculik TNI AD ke suatu tempat di Jakarta yang tidak diketahui untuk dibunuh.
AA Sunitri langsung melapor kepada Presiden Soekarno yang sudah berstatus tahanan rumah terhitung 3 Oktober 1965 oleh Menteri/Panglima Angkatan Darat, Letjen TNI Soeharto di Istana Negara Bogor.
Presiden Soekarno mengaku tidak pernah memanggil Gubernur Sutedja. Kementerian dalam negeri dan kantor DPA memberi jawaban yang sama.
Kantor Markas Staf Komando Garnizun Medan Merdeka justru mengaku tidak pernah menjadwalkan berkoordinasi dengan Gubernur Bali.
Nama Kapten Teddy yang disebut empat penjemput Gubernur Sutedja, juga tidak dikenal di Markas Staf Komando Garnizun Medan Merdeka. Nomor jeep militer yang dipakai menjemput juga tidak tercatat di Garnizun.
Pihak keluarga akhirnya menyadari Gubernur Bali Anak Agung Bagus Sutedja orang dekat Presiden Soekarno, telah menjadi salah satu korban kriminalisasi politik.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan