Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 21 September 2026
Rai Mantra Ajak Semua Pihak Peduli Ketertiban Penduduk
Berita Pemkot
Kamis, 30 Juni 2016,
16:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pertumbuhan perekonomian Kota Denpasar yang begitu pesat tak pelak mengundang kaum migran datang ke kota ini untuk mengadu nasib. Bertambahnya jumlah penduduk yang demikian tinggi tanpa diikuti dengan skill yang memadai, akan menambah beban bagi Kota Denpasar dalam meningkatkan keejahteraan masyarakatnya.
Untuk mengantisipasi dampak ikutan yang ditimbulkan dari pertambahan jumlah penduduk ke Kota Denpasar apalagi pasca hari raya Lebaran, sejak dini sudah diantasipasi oleh Pemkot Denpasar. Untuk itu Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengumpulkan seluruh perangkatnya mulai dari Kades/Lurah, Camat, Kepala SKPD, hingga Bendesa Adat dan Pecalang untuk menyamakan persepsi dalam mengantisipasi penduduk pendatang pada Kamis (30/6) di Gedung Sewaka Dharma Lumintang.
Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra meminta agar semua pihak untuk lebih peduli terhadap kondisi wilayahnya.
"Apalagi masalah keberadaan penduduk harus jelas identitasnya sehingga dari segi keamanan dapat lebih terjamin. Saya minta agar seluruh perangkat Desa/Kelurahan untuk serius menciptkan tertib administrasi kependudukan. Pengelola tempat tinggal, seperti rumah kost atau rumah kontrakan saya minta lebih selektif dan memastikan para penyewa memiliki identitas lengkap," kata Rai Mantra.
Rai Mantra berharap, ada pengawasan partisipatif dari masyarakat atas hadirnya penduduk yang tidak jelas.
''Semua ini untuk mengantisipasi kehadiran pendatang yang tidak jelas yang pada akhirnya akan menjadi beban daerah, terutama menyangkut keamanan dan kenyamanan serta ketertiban umum," katanya.
Sementara Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar Nyoman Gde Narendra mengatakan pengalaman tahun-tahun sebelumnya Denpasar selalu diserbu oleh penduduk pendatang baru, mereka menilai di Denpasar tersedia banyak lapangan kerja.
Sejumlah sektor informal seperti PKL pun menjadi incaran kaum pendatang untuk mengais rezeki, sebab Denpasar adalah pusat perekonomian dan pariwisata Bali. Namun demikian menurutnya kehadiran penduduk pendatang ini harus terdata dengan jelas, untuk itulah pihaknya akan melalukan pengawasan dan penertiban penduduk untuk menciptkana tertib admnistrasi kependudukan.
"Kami akan libatkan semua komponen untuk ikut mengawasi keberadaan penduduk ini sehingga akan dapat menjamin keamanan dan ketertiban di Kota Denpasar. Kami akan memperketat pengawasan, guna mengantisipasi maraknya penduduk baru tanpa identitas atau liar," kata Narendra.
Selebihnya dalam mengantisipasi bertambahnya penduduk pendatang pasca hari raya, pihaknya akan mengadakan pendataan dan penertiban di pintu-pintu masuk Kota Kota Denpasar, seperti Terminal Ubung dan di Pelabuhan Benoa. Selain itu penertiban serempak juga akan diadakan di semua desa dan Kelurahan di Kota Denpasar. Oleh karena itu masyarakat agar melengkapi diri dengan identitas yang jelas.
"Jika ditemukan pendatang tanpa identitas, agar segera dikembalikan ke daerah asalnya. Meskipun kita tidak melarang setiap orang untuk masuk ke wilayah Denpasar, namun tetap dalam koridor kewajiban setiap warga negara untuk mengantongi identitas diri,'' jelasnya.[bbn/hmsdps/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8188 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5686 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3552 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2403 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026