Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 8 Mei 2026
Koster : Kalau Cagubnya Buleleng, Wakilnya dari Luar Buleleng
Pilgub Bali, PDIP Tetap Buka Pintu Koalisi
Rabu, 20 Juli 2016,
07:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Meski bisa mengusung sendiri pasangan calon dalam Pemilihan Gubernur Bali 2018 mendatang, namun Ketua DPD PDIP Provinsi Bali, Wayan Koster, mengakui pihaknya tetap membuka pintu untuk berkoalisi.
"Kalau ada misalkan dari partai lain untuk mengajak berkoalisi, terus terang kami berterima kasih,” kata Koster, di Denpasar, Selasa (19/7).
Sebelum memilih rekan koalisi yang tepat, pihaknya akan memperhitungkan berbagai kondisi dan peluang yang ada.
"Kami harus memperhitungkan betul berbagai kondisi dan peluang. Karena tujuan kami bukan semata-mata ingin menang dalam Pilgub atau pragmatis dalam merebut jabatan,” tandas politisi asal Buleleng itu, seperti dilansir suaradewata.
Antara gubernur dan wakil gubernur ke depan harus sinkron dan memiliki satu visi-misi yang sama. Agar hal tersebut bisa berjalan, maka pasangan gubernur-wakil gubernur haruslah berasal dari partai yang sama alias semuanya kader PDIP.
"Tujuan kami yang jauh lebih penting dan mulia adalah itu bisa diabdikan untuk kepentingan rakyat Bali. Untuk itu, ke depan kepemimpinannya harus benar-benar sinkron dan satu visi dan misi, dan itu bisa dilakukan kalau pasangannya kader dengan kader,” tegas Koster, yang juga anggota Fraksi PDIP DPR RI.
Sementara itu belakangan, dukungan cukup menguat dari internal PDIP agar Koster diusung sebagai calon gubernur pada Pilgub Bali mendatang. Hanya saja soal ini, Koster belum mau berkomentar banyak. Demikian halnya ketika disinggung soal figur yang akan menjadi calon wakil gubernur sebagai pendampingnya, Koster hanya menjawab secara diplomatis.
Yang jelas, kata dia, dirinya akan memilih calon pendamping yang bukan berasal dari Buleleng. "Kalau calon gubernurnya sudah dari Buleleng, ya wakilnya kan bukan dari Buleleng lagi. Siapa orangnya? Tunggu tanggal mainnya yang tepat,” pungkas Koster.
Berdasarkan hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 lalu, PDIP meraih 24 kursi (43,64 persen) di DPRD Provinsi Bali. Dengan raihan ini, PDIP bisa mengusung sendiri pasangan calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) pada Pilgub Bali 2018, tanpa harus berkoalisi dengan partai politik lainnya.[bbn/sdc/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 732 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 667 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 488 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 470 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026