Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dicatut Jadi Pendukung Paket SURYA, Belasan Warga Lapor Panwaslih

Sabtu, 27 Agustus 2016, 06:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/pande wismaya

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Sebanyak 11 orang Masyarakat dari Desa Bonthiing Kecamatan  Kubutambahan Buleleng, Jumat (26/8) sore, melapor ke Panwaslih Buleleng. 
 
Kedatangan masyarakat tersebut untuk melaporkan kasus penipuan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, karena mereka tidak pernah memberikan dukungan kepada pasangan calon Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya. Namun dalam Verifikasi Faktual, nama mereka tercantum di dalamnya. Meraka geram karena ada pemalsuan tanda tangan didalam pemberian dukungan tersebut. 
 
Kedatangan masyarakat Desa Bonthiing Kecamatan Kubutambahan tersebut diterima oleh Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariani di Sekretariat Panwaslih Buleleng di jalan Pramuka Singaraja
 
Mereka mengadukan soal adanya penipuan dari orang yang tidak bertanggungjawab karena selama ini mereka tidak pernah menyetorkan Kartu Tanda Penduduk atau KTP kepada salah satu pasangan calon yakni Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya atau paket SURYA. Namun pada saat verifikasi faktual ternyata kesebelas orang tersebut terdata mendukung. 
 
Mereka melihat adanya penipuan terhadap kasus tersebut karena ada tanda tangan yang dipalsukan dalam form dukungan. Padahal selama ini tidak pernah memberikan dukungan apalagi menyerahkan KTP kepada pasangan calon. 
 
Seperti diungkapkan warga Desa Bonthiing, Ketut Lencana, yang mengaku dirinya tidak pernah mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya atau paket SURYA namun dalam verifikasi faktual namanya tercantum dan di verifikasi. 
Dirinya mensinyalir ada yang memalsukan tanda tangan dan menggerakkan pengumpulan KTP tersebut untuk pasangan calon tersebut. Karena itu dirinya bersama beberapa orang lainnya melaporkan kasus tersebut ke Panawaslih Buleleng untuk bisa ditindak lanjuti. 
 
"Kok bisa ada nama saya dalam form dukungan dan juga tanda tangan dalam form dukungan padahal saya tidak pernah memberikan dukungan. Saya mensinyalir ada pemalsuan tanda tangan dalam form dukungan tersebut sehingga saya melaporkan kasus ini ke Panwaslih Buleleng," ungkap Lencana. 
 
Terkait dengan laporan tersebut, Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariani mengatakan pihaknya menerima laporan tersebut dan segera akan ditindaklanjuti.[bbn/pan/psk] 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami