Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Gubernur Minta RS Bali Mandara Siapkan Layanan Terapi Stem Cell
Minggu, 11 September 2016,
19:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ilmu pengetehuan di bidang kesehatan dewasa ini semakin berkembang dan maju dan menghasilkan sejumlah teknologi dan penemuan baru yang memungkinkan membantu manusia dalam melindungi kesehatannya.
Salah satunya adalah terapi melalui pengolahan sel punca yang dikenal dengan istilah teknologi stem cell, yakni pengobatan melalui proses pengambilan dan pengembangbiakan sel-sel bagian tubuh yang sehat seperti sumsum tulang belakang maupun , plasenta dan sel binatang menjadi sel sel baru lagi.
Terapi yang ini pada saat sekarang jadi alternatif pengobatan penyakit kronis seperti jantung, kanker dan diabetes, bahkan bagi kecantikan. Berdasarkan penelitian selama ini, stem cells aman bagi tubuh, lebih dari itu efek samping stem cells justru bisa berbuah manis untuk masalah penuaan atau memberikan efek antiaging.
Teknologi terapi ini diharapkan nantinya dapat pula disediakan di RS Bali Mandara yang saat ini sedang dibangun.
Demikian harapan yang disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika menanggapi beberapa peserta yang berorasi tentang terapi stem cell di Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (11/9).
"Saya kira stem cell ini trend baru dalam dunia pengobatan yang sangat bagus walaupun belum diakui secara resmi, dan apabila sudah diakui kemungkinan bisa mengancam pabrik obat, itu yang menjadi masalah. Karena obat-obatan yang saat ini sekitar 30 ribu, jika stem cell diakui maka akan hanya ada sekitar 40 macam obat saja, dan tentu saja banyak pabrik obat yang akan tutup, itu yang saya dengar yang masih menjadi perdebatan. Jika ini bisa bermanfaat bagi kesehatan, tentu sangat luar biasa," cetus Pastika.
Lebih jauh, Gubernur Pastika juga menjelaskan sel yang baik untuk dimanfaatkan dalam terapi ini adalah yang berasal dari ari-ari atau plasenta, dan ini menurutnya jika dilihat dari keyakinan di Bali memiliki korelasi dengan konsep kepercayaan Kanda Pat dimana setiap manusia yang lahir dipercaya dijaga oleh 4 saudaranya yang terdapat dalam ari-ari.
"Kepercayaan di Bali yang masih di Bali yang masih dipelajari dan diterapkan sampai saat ini yakni kepercayaan Kanda Pat yang melindungi kita yang berada dalam ari-ari, ternyata ini bukan kepercayaan spiritual semata, ternyata ada penjelasan ilmiahnya juga dalam terapi tersebut, dan mungkin ada daya magis juga," ujar Pastika seraya berharap ini bisa didiskusikan lebih lanjut oleh para ahli kesehatan di Bali.[bbn/hms/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8352 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5769 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2442 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026