Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Menpar : Pemda Harus Go Digital Jika Ingin Pariwisatanya Maju
Senin, 19 September 2016,
07:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Kementerian Pariwisata berharap semua daerah terutama yang menempatkan pariwisata sebagai portofolio bisnisnya ikut bergerak mengaplikasikan Go Digital.
"Jika tidak ikut Go Digital, saya jamin destinasi wisata yang dimiliki daerah itu tidak akan maju! Karena itu no return point, harus familiar dengan digital!" kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata Rakornas Kemenpar III di Ecopark Ancol, Jakarta, 15-16 September 2016.
Pertama, daerah harus punya official website sebagai own media, dan sekaligus sumber informasi destinasi Pariwisata daerahnya. Web daerah itu pun harus di desain lebih tourism, jika diklik maka landing page-nya harus tampil cantik dengan berbagai keunggulan pariwisatanya. Web itu pula yang terus di up date, dengan video, foto atau gambar dan text atau real news up date-nya.
"Makin bagus websitenya, makin banyak orang betah mampir, makin banyak yang bisa dipromosikan," kata Arief Yahya.
Kedua, harus sudah berani menampilkan calendar of event, atau daftar kegiatan yang bernuansa pariwisata selama satu tahun. Events itu harus sudah pasti, tanggal dan bulannya, serta deskripsi rencana kegiatan tersebut. Event akan menjadi salah satu atraksi yang memungkinkan para industri pariwisata membuat paket wisata jauh-jauh hari sebelumnya.
Jika daerah ingin maju, lanjut Menpar, silakan membuat website yang komplit, terus di update, membuat event nasional dan internasional yang memiliki cultural value dan sekaligus commercial value. Industri seperti tour operator dan tour agency itu sudah secara otomatis akan mencari akal dan membuat kreasi menciptakan paket-paket yang bersaing.
Memang, banyak peserta Rakornas Kemenpar III ini yang terbengong-bengong oleh model pasar digital seperti ini. Termasuk Menpar Arief Yahya pernah dikritik oleh anggota ASITA, asosiasi tour and travel yang menjadi mitra usahanya tentang berkembangkan OTA -online travel-- itu.
"Saya beri contoh Wartel atau Warung Telekomunikasi, yang dulu saya bangun dengan 124.000 biji di seluruh Indonesia. Hadirnya teknologi GSM dan HP, maka Wartel itu secara perlahan hilang dari peredaran. Sudah pasti, akan lenyap karena ada teknologi baru yang memungkinkan komunikasi lebih mudah dan murah," kata Arief Yahya.
Sama halnya dengan online transportation, dengan hadirnya Gojek, Uber dan Grab, yang pernah heboh itu. Kemenhub sempat melarang, meskipun surat larangan itu tidak sampai 24 jam sudah dicabut kembali.
"Aplikasi digital itu tidak bisa dilawan dengan peraturan saja, karena akan terus berkembang dan mencari bentuk paling ideal," ujar Arief Yahya.
Sama halnya dengan Online Shopping, yang juga pesat bertumbuh di tanah air sekalang. Ada Matahari Mall, Bukalapak.Com, Blibli.Com, Alibaba.Com, dan lainnya. Apakah itu mempengaruhi antusiasme orang belanja di mal? Mungkin benar, karena harga pasti lebih murah, lebih mudah mencari, lebih variatif dan lebih praktis.
Itulah mengapa ada istilah More Digital More Personal, karena marketing sudah langsung masuk ke smartphone ke customers dan komunikasi data ke pelanggannya sudah detail sampai ke personal.
Ada istilah More Digital More Global, dengan digital itu semua informasi bisa diupload, dipromosikan secara global, dan semua orang yang memiliki aplikasi yang sama bisa langsung connect.
Satu lagi, More Digital More Professional, karena semakin tepat sasaran dalam mempromosikan via digital. Sesuai dengan profile market yang disasar, karena aplikasi sudah bisa memilah kesukaan dan kebiasaan orang. Apa yang setiap hari dibuka, berapa lama, tertarik di bidang apa? Dengan begitu, promosi akan semakin efektif sampai ke calon customers. [bbn/rls/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3797 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026