Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Bali Sayangkan Perusakan Terumbu Karang Oleh Wisatawan China
Selasa, 20 September 2016,
16:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Anggota DPRD Bali Ngakan Made Samudra menyayangkan aksi perusakan terumbu karang oleh wisatawan Tiongkok. Penyedia jasa wisata selam (diving) diminta ikut peduli menjaga terumbu karang agar tidak dirusak wisatawan.
"Saya minta kepada pemerintah daerah dalam hal ini dinas pariwisata memberi peringatan kepada perusahaan penyelam agar wisatawan yang diajak menikmati terumbu karang tidak melakukan perusakan habitat tersebut, seperti berita vandalisme atau corat-coret pada terumbu karang yang beredar di media sosial," katanya di Denpasar, Selasa.
Ia mengatakan tindakan yang diduga dilakukan wisatawan Tiongkok tersebut jelas melanggar aturan lingkungan hidup, karena mereka merusak habitat flora laut yang dilindungi.
"Oleh karena itu, untuk keselamatan lingkungan hidup (flora) laut yang paling berperan adalah para perusahaan sektor jasa penyelam tersebut. Para wisatawan sebelum mereka melakukan aktivitas di kawasan terumbu karang harus mentaati aturan, salah satunya tidak merusak terumbu karang, termasuk juga melakukan corat-coret pada kerumbu karang," ucap politikus asal Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.
Ngakan Samudra menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum wisatawan 'diving' melakukan perusakan dengan corat-coret flora terumbu karang. Mungkin mereka maksudnya membuat suatu kenangan tertulis di dasar laut. Tapi tindakan mereka jelas itu salah.
"Para pemandu wisata menyelam harus memberi peringatan sebelum mereka turun ke dasar laut. Jika mereka ketahuan melakukan perusakan dan corat-coret pada terumbu karang agar diberi sanksi tegas sesuai dengan aturan berlaku," ucap politikus Partai Demokrat ini.
Menurut dia, foto posting_bkan yang diungguh dan beredar di media sosial terkait aksi vandalisme oleh wisatawan penyelam adalah pelajaran bagi semua pihak dalam mengelola pariwisata bahari.
"Ini patut menjadi pelajaran bagi kita semua. Karena Indonesia sangat kaya dengan wisata bawah laut, karena keindahan terumbu karang dan habitat ikan yang beraneka ragam," ujarnya.[bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2290 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026