Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Ngaku Dapat Pawisik, Dukun Cabul "Jos" Korbannya Dua Kali
Rabu, 21 September 2016,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com, Tabanan. Dukun cabul yang mengaku dapat pawisik (bisikan alam gaib), I Wayan Sangka (43) asal Banjar Senapahan Kaja, Desa Banjar Ayar, Kecamatan Kediri, Tabanan, mengaku menyetubuhi korbanya DAWC (23) sebanyak dua kali. Atas perbuatanya tersebut tersangka dukun cabul I Wayan Sangka dijerat pasal 285 KUHP tentang pencabulan dan kekerasan dengan acaman hukuman 12 tahun pejara.
Kapolsek Kediri Kompol I Putu Suprama, Rabu (21/9) mengatakan tersangka berhasil ditangkap setelah ada laporan dari Ibu korban DAWC Senin tanggal 19 September 2016.
“Ibu korban melaporkan Senin pagi hari. Sorenya sekitar pukul 17.00 Wita hari itu juga kami ringkus tersangka di rumah temanya di banjar Taman Sari, depan Taman Makam Pahlawan Pancakatirta, Tabanan,” jelas Kompol Suprama.
Ditambahkanya, keduanya saling kenal saat berjumpa di rumah sakit.
“Mungkin di sana awalnya tersangka mengaku bisa mengobati,” terang Kapolsek Suprama.
Dijelaskanya, modus yang dilakukan tersangka berpura pura menjadi dukun dan bisa menyembuhkan penyakit yang diderita oleh korban. Namun hal itu hanyalah akal-akalan tersangka supaya bisa menyetubuhi korbanya.
“Baru satu korban yang diakui tersangka,” jelas Kapolsek Suprama.
Sementara itu tersangka Wayan Sangka yang tangan dan kakinya penuh tato, mengaku bisa mengobati orang sakit dari pawisik.
“Saya dapat pawisik sehingga bisa mengobati orang sakit,” jelasnya sambil menuduk. Ketika ditanya apakah puas menyetubuhi korban, tersangka yang berperawakan kurus ini tidak menjawab hanya menganggukan kepalanya sembari mengatakah baru DAWC saja yang menjadi korbanya.
“Tidak ada korban lain,” jelas Sangka duda satu anak ini.
Kasus pemerkosaan dengan kekerasan ini dilaporan oleh ibu Korban DAWC yang geram dan merasa ditipu setelah korban menceritakan peristiwa tersebut.
Kronologis kejadian bermula ketika, tersangka ke rumah ibu korban di TKP pada Kamsi (15/9) lalu sekitar pukul 23.00 dengan tujuan untuk mengobati kakek korban yang sakit. Tersangka mengaku bisa mengobati penyakit niskala. Ketika itu, tersangka yang melihat korban langsung mendiagnosa jika korban mengalami santet dan korban memiliki masalah. Setelah mengobati kakek korban, pelaku pun lanjut mengobati korban dengan memerintahkan korban menyiapkan tiga batang dupa, dauh sirih serta benang.
Setelah sarana itu siap, sekitar pukul 24.00 Wita tersangka kemudian membuat dupa, daun sirih dan benang menjadi menyerupai boneka dan meminta ibu korban untuk menghidupkan dupa dirumah asal korban yang jaraknya cukup jauh dari TKP. Tersangka menyuruh ibu korban menunggu dupa yang menyala tersebut hingga padam. Saat itulah hanya ada kakek dan nenek korban di rumah dan berada di dalam kamar .
Sekitar pukul 01.00 Wita tersangka dan korban yang berada di teras dapur duduk berhadapan diatas lantai dengan beralaskan tikar pelastik. Saat itulah tersangka mematikan lampu dan mulai melakukan aksi bejatnya. Korban sempat berteriak dan nenek korban keluar kamar. Namun tersangka mengatkan tidak ada apa apa karena masih dalam proses pengobatan. Dibawah ancaman korban kemudian tak berdaya melayani napsu bejat tersangka.
Ibu korban kemudian datang dari rumah asalnya tidak curiga dengan kelakuan bejat tersangka, Ibu korban kemudian disuruh membuang boneka yang dibuatnya itu ke sungai. Saat ibu korban membuang boneka itu ke sungai, tersangka kembali menyetubuhi korban. Tersangka baru pulang ke rumahnya keesokan harinya sekitar pukul 05.30 Wita. Korban yang sudah memiliki satu anak dan tinggal di Denpasar ini kemudian mengadukan perlakuan bejat tersangka kepada ibunya.[bbn/nod/psk]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026